Jateng

TNI di Banyuwangi Bangun Desa Pakai Alat Jadul Angkong, Demi Percepat Pembangunan di Medan Sulit! Warga Sampai Terharu!

Theo Adi Pratama | 25 Juli 2025, 23:01 WIB
TNI di Banyuwangi Bangun Desa Pakai Alat Jadul Angkong, Demi Percepat Pembangunan di Medan Sulit! Warga Sampai Terharu!

JATENG.AKURAT.CO, Di tengah gempuran teknologi modern, Satuan Tugas (Satgas) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 0825/Banyuwangi justru memilih cara jadul tapi efektif dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125!

Mereka memanfaatkan alat tradisional berupa angkong sebagai sarana utama untuk mengangkut material pembangunan.

Kegiatan ini berlangsung penuh semangat gotong royong bersama warga setempat di wilayah Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat (25/07/2025).

Aksi unik ini pun langsung mencuri perhatian dan mendapat pujian dari masyarakat!

Angkong Jadi Solusi di Medan Sulit: Semangat Gotong Royong Kembali Menyala!

Sertu Bambang Darmawan, Babinsa Desa Kesilir dari Posramil 0825/24 Siliragung, menjelaskan alasan di balik penggunaan angkong ini.

Menurutnya, alat tradisional ini sangat membantu mempercepat distribusi material seperti pasir dan batu ke lokasi pembangunan, terutama di medan yang sulit dijangkau kendaraan besar.

“Kehadiran angkong menjadi solusi efektif, sekaligus menghidupkan kembali semangat kerja bersama warga,” ujar Sertu Bambang.

Ini bukan hanya tentang efisiensi, tapi juga tentang menumbuhkan kembali nilai-nilai kebersamaan yang mungkin sempat luntur di beberapa daerah.

Melihat TNI dan warga bahu-membahu mendorong angkong, semangat gotong royong jadi terasa makin kuat!

Apresiasi dari Kepala Desa: TMMD Bawa Dampak Positif!

Kepala Desa Kesilir, Bapak Mujiono, menyambut baik keterlibatan TNI dalam program TMMD ini dan sangat mengapresiasi metode sederhana namun efisien yang digunakan.

“Kami merasa terbantu dengan adanya TMMD ini, dan angkong yang digunakan sangat cocok dengan kondisi medan di desa kami,” ungkapnya dengan antusias.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Siliragung, Bapak Paeno Hadi P., yang menilai program ini membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan desa.

Kehadiran TNI, dengan metode yang merakyat seperti ini, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

TMMD: Bukan Hanya Bangun Fisik, Tapi Juga Sinergi TNI dan Masyarakat!

Kegiatan TMMD ke-125 ini tidak hanya bertujuan membangun infrastruktur fisik desa, seperti jalan atau jembatan.

Lebih dari itu, program ini juga memiliki tujuan mulia untuk mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat.

Dengan keterlibatan langsung warga dan perangkat desa, semangat kebersamaan dan gotong royong semakin terlihat nyata dalam setiap tahapan pembangunan di Kecamatan Siliragung.

Ini adalah contoh nyata bagaimana TNI hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pengayom dan pelindung, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan dan perekat persatuan. Salut untuk Satgas Kodim 0825/Banyuwangi dan seluruh warga Siliragung!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.