Jateng

Update Kejadian! Tanggul Jebol di Banyubiru, Kabupaten Semarang: BPBD Berjibaku Evakuasi Warga

Theo Adi Pratama | 10 Desember 2024, 22:21 WIB
Update Kejadian! Tanggul Jebol di Banyubiru, Kabupaten Semarang: BPBD Berjibaku Evakuasi Warga

JATENG.AKURAT.CO, Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Semarang selama beberapa hari terakhir membawa dampak serius di Dusun Ngendo, Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru.

Pada Selasa (10/12), tanggul di desa tersebut jebol sekitar pukul 18.30 WIB, mengakibatkan banjir yang merendam rumah warga dan memaksa mereka mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Evakuasi Warga Terus Dilakukan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang bergerak cepat untuk menanggulangi dampak bencana.

Tim BPBD berjibaku menembus derasnya arus banjir untuk mengevakuasi warga terdampak.

Hingga saat ini, upaya penyelamatan terus dilakukan, dengan prioritas pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Penanganan dengan Ekskavator

Selain evakuasi, BPBD Kabupaten Semarang telah menyiapkan ekskavator untuk membantu menangani kerusakan tanggul.

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko banjir susulan dan mempercepat proses pemulihan aliran sungai.

“Tim BPBD telah menyiapkan ekskavator jika diperlukan penanganan lebih lanjut,” demikian pernyataan dari akun resmi Instagram BPBD Kabupaten Semarang (@bpbd.kabsemarang).
Dukungan dan Harapan Masyarakat

Warga terdampak sangat mengapresiasi upaya BPBD dan seluruh pihak terkait yang bekerja tanpa henti untuk menangani situasi ini.

Mereka berharap air segera surut dan proses perbaikan tanggul dapat dilakukan secepatnya agar aktivitas kembali normal.

Update Berkala dari BPBD

BPBD Kabupaten Semarang memastikan akan terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan bencana ini melalui berbagai saluran, termasuk media sosial.

Semua pihak diminta tetap waspada terhadap potensi hujan lebat di wilayah tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.