Perumahan Dinar Indah Meteseh Kembali Tergenang, BPBD Turun Tangan

JATENG.AKURAT.CO, Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang kembali tergenang air setelah hujan deras mengguyur wilayah Kota Semarang selama beberapa jam, Minggu (14/12/2025).
Air naik dengan cepat dan mengganggu aktivitas warga setempat di perumahan yang berdiri di bantaran Sungai Pengkol itu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Martanto, langsung memimpin satuannya turun ke lokasi untuk membantu warga dan melakukan asesmen kondisi darurat.
“BPBD sudah meluncur ke lokasi,” ujar Endro singkat saat dihubungi.
Menurut data Dashboard Pantauan Banjir Pemkot Semarang per Minggu siang, kondisi air di wilayah Perumahan Dinar Indah mencapai sekitar 90 cm dengan status aman, namun tetap dalam pengawasan petugas BPBD dan instansi terkait.
Air belum masuk ke status siaga atau awas berdasarkan parameter ketinggian banjir yang digunakan pemerintah kota.
Perumahan Dinar Indah dikenal sebagai wilayah yang sering menjadi langganan genangan atau banjir setelah hujan deras. Beberapa kejadian terdokumentasi antara lain:
5 November 2025: Kawasan Perumahan Dinar Indah sempat terendam banjir ringan saat hujan deras mengakibatkan debit air sungai di dekatnya naik. Genangan sempat mencapai sekitar 15 cm dan surut setelah penanganan BPBD Kota Semarang.
17 Mei 2025: Genangan lagi-lagi terjadi setelah hujan deras sekitar pukul 17.00 WIB, di mana jalan utama dan sebagian area pemukiman tergenang sekitar 50 cm. Warga sempat mengungsi ke balai RW dan masjid setempat untuk sementara waktu.
17 Januari 2025: Banjir bandang melanda kawasan tersebut dengan ketinggian air mencapai hampir 1 meter yang menyebabkan ratusan warga terpaksa mengungsi sementara dan beberapa rumah terendam cukup tinggi.
Warga dan pihak BPBD menyebut luapan air dari Sungai Babon serta naiknya debit aliran air sekitar Meteseh sebagai salah satu penyebab langsung timbulnya genangan ini, terutama saat hujan tinggi di hulu.
Petugas telah melakukan evakuasi sejumlah warga serta koordinasi pemantauan dengan RT/RW setempat.
Warga setempat berharap agar penanganan banjir bukan hanya bersifat darurat, tetapi juga langkah penanganan jangka panjang seperti perbaikan sistem drainase, normalisasi sungai, dan mitigasi ancaman genangan yang berulang setiap musim hujan.
Hal ini penting agar perumahan yang kerap terkena banjir tidak lagi mengalami dampak sosial dan ekonomi secara terus-menerus.
14 Desember 2025: Genangan di Perumahan Dinar Indah mencapai sekitar 90 cm, masih di bawah status siaga darurat tinggi.
BPBD Semarang telah langsung merespon dan melakukan pemantauan.
Area ini mengalami banjir berkala selama 2025, dengan genangan air yang berulang setelah hujan deras di wilayah hulu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'








