Jateng

Protes Seringnya Kecelakaan Lalu Lintas di Silayur, Mahasiswa UIN Walisongo dan Warga Ngaliyan Lakukan Aksi Damai

Afri Rismoko | 25 November 2024, 16:31 WIB
Protes Seringnya Kecelakaan Lalu Lintas di Silayur, Mahasiswa UIN Walisongo dan Warga Ngaliyan Lakukan Aksi Damai

AKURAT.CO, Aliansi Mahasiswa Walisongo Semarang bersama beberapa kelompok masyarakat, seperti GERAM, LBH Semarang, dan warga Ngaliyan, berencana menggelar aksi refleksi menyikapi kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Kamis (21/11/2024) di Jalan Prof. Dr. Hamka, Ngaliyan, Semarang.

Kegiatan ini akan berlangsung pada Senin, 25 November 2024, mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, berlokasi di depan gerbang Kampus 3 UIN Walisongo.

Korlap aksi, Bagas dari Fakultas Syariah UIN Walisongo menyampaikan bahwa aksi ini diperkirakan diikuti oleh sekitar 55 orang.

Massa aksi terdiri dari mahasiswa, organisasi masyarakat (ormas) GERAM, LBH Semarang, serta warga Ngaliyan yang turut prihatin atas insiden tersebut.

Aksi  dimulai dengan orasi dan audiensi di depan Kampus 3 UIN Walisongo. Massa aksi juga berencana mengumpulkan tanda tangan dukungan dari warga yang melintas.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Turunan Silayur Semarang, Dua Tewas

Sekitar pukul 15.00 WIB, aksi akan dilanjutkan dengan long march menuju jembatan tol depan SMPN 16. Di sana, massa akan melakukan sweeping terhadap truk berat yang melintas.

Tuntutan Aksi:

  1. Mendesak pembatasan jam operasional bagi truk berat yang melintasi kawasan tersebut.
  2. Meminta pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang merugikan akibat kecelakaan.
  3. Menuntut adanya solusi konkret, seperti pembangunan jalur penyelamatan untuk kendaraan berat.

Insiden kecelakaan di Jalan Prof. Dr. Hamka Ngaliyan menjadi perhatian serius. Mahasiswa menilai regulasi kendaraan berat masih lemah sehingga kerap memicu kecelakaan.

Dukungan dari masyarakat di sekitar Ngaliyan menunjukkan bahwa keselamatan jalan raya menjadi isu yang perlu segera ditangani.

“Kami ingin menyuarakan kepentingan masyarakat. Regulasi operasional truk harus ditegakkan, dan jalur penyelamatan harus segera dibuat demi meminimalkan korban jiwa,” tegas Bagas.

Dengan aksi ini, aliansi berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A