Korban Perundungan di Sungai Watu Telu Sambiroto Semarang Sudah Mulai Membaik

AKURAT.CO, Korban perundungan di bantaran sungai Watu Telu Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang saat ini kondisinya sudah membaik.
Hal itu diungkap oleh Kabid Pembinaan SD Disdik Kota Semarang, Aji Nur Setiawan, Rabu (11/9/2024).
Bahkan kata Aji, korban sudah kembali bersekolah dan melakukan aktivitas seperti biasa.
Baca Juga: Tanggapi Kasus Bullying, Mbak Ita Instruksikan Jajarannya Upayakan Pencegahan
"Kondisi korban sudah baik, cuman masih merasakan sakit di bagian perut dan kepala. Hari ini korban sudah sekolah, besok mau diantar untuk diperiksa ke puskesmas oleh gurunya," buka Aji.
Korban perundungan itu adalah siswa SD inisial AB (11).
AB ditendang oleh seorang siswa SMP berinisial L sepulang dari bermain di sungai Watu Telu.
Namun Aji mengatakan setelah perawatan, AB tidak mengalami trauma berkepanjangan usai menjadi korban perundungan.
Secara sekilas, Aji menuturkan soal kronologi AB jadi korban perundungan.
Pada Jumat (6/9/2024) selepas main di sungai watu telu, AB bersama teman-temannya dicegat gerombolan anak SMP dan terjadilah perundungan.
"Pelaku dan korban tidak saling korban. Kasus perundungan ini juga sudah ditangani oleh kepolisian. Pelaku dan korban sudah dipanggil ke Polrestabes Semarang," imbuhnya.
Meski mendapat perlakuan tidak mengenakan dari pelaku.
Disebutkan Aji, korban sudah memaafkan serta tidak memiliki rasa dendam terhadap pelaku.
Selain mendampingi korban untuk memulihkan psikologis pasca peristiwa perundungan.
Disdik Kota Semarang juga turut melakukan pembinaan terhadap pelaku yang masih berstatus siswa SMP.
Aji menambahkan pihaknya tidak akan memberikan hukuman hukuman.
Apalagi mengeluarkan pelaku dari sekolah.
Disdik berkomitmen menjaga hak korban dan pelaku untuk mengenyam pendidikan.
"Saya dapat kabar dari kepala sekolah sejak hari Sabtu bahwa pelaku mendapat pendampingan juga dari Pusat Pelayanan Terpadu Seruni. Tapi berharap masalah ini tidak berkepanjangan dan pelaku bisa bersekolah lagi," tukasnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










