Iswar Carikan Solusi Untuk Pedagang Pujasera Ngaliyan yang Resah Karena Biaya Sewa Lapak Naik Tak Masuk Akal

Akurat.co – Calon Wakil Walikota Semarang, Iswar Aminuddin berusaha mencarikan Solusi atas permasalahan yang dihadapi Paguyuban Pedagang Pujasera Ngaliyan.
Pasalnya, paguyuban Pedagang Pujasera Ngaliyan menghadapi kenyataan bahwa harga sewa lapak mereka saat ini adalah Rp 130.400.000,00 pertahun.
Dengan jumlah 26 lapak, maka satu lapaknya memiliki harga sewa sebanyak Rp 5.100.000,00 pertahun.
Padahal sebelumnya, para pedagang membayar harga sewa Rp 50.300.000,00 pertahun atau perlapak dikenai harga Rp 1.900.000,00 pertahun.
Iswar sendiri saat ini mencoba mencarikan Solusi dengan jaringan yang dia miliki karena dirinya sudah mundur dari jabatan Sekretaris Daerah Kota Semarang sebagai konsekwensi pencalonannya sebagai Wakil Walikota.
“Saya kan sekarang sudah bukan PNS lagi, artinya kawan-kawan dari Paguyuban Pedagang Pujasera Ngaliyan inikan pengin curhat,” ujarnya pada Senin (9/9/2024).
Iswar duduk Bersama dengan para pedagang dan mendengarkan curhatan mereka sebagai modal untuk membuat kebijakan yang tidak membebani Masyarakat.
“Dan saya juga pengin mendengar apa keluhan mereka yang mungkin jadi modal bagi kami untuk membuat kebijakan yang tidak memberatkan ke dua belah pihak, baik Pemkot semarang maupun pedagang itu sendiri,” tuturnya.
Iswar mengatakan bahwa yang diadukan pedagang berkaitan dengan penambahan sewa atau retribusi yang naiknya dianggap tinggi.
“Jadi para pedagang cukup kaget,” tandasnya.
Iswar saat ini sudah menampung aspirasi mereka dan belum ada Solusi dari dirinya sebagai bagian dari pemerintah karena dirinya sudah bukan Sekda lagi.
“Saya sendiri menampung dulu aspirasi mereka, belum ada Solusi karena saya sendiri sudah bukan sekda lagi,” ujarnya.
“Saya sudah mundur, dan surat pengunduran diri saya sudah saya ajukan per tanggal 29 Agustus kemarin,” tutupnya.
Sementara itu, Raditya selaku Ketua paguyuban Pedagang Pujasera Ngaliyan mengatakan bahwa saat pertemuan dengan Iswar, sudah ada upaya untuk mencari Solusi.
“Nah tadi pak Iswar mencoba mencarikan solusi dan akan dipertimbangkan lagi kemudian diajukan ke Bapenda dan BPKAD,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 8FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 9Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










