Energi Baru! RPM Membangun Pabrik Motor dan Sepeda Listrik Terbesar di Jateng, Mau Tau Kapasitasnya?

AKURAT.CO, PT Roda Pasifik Mandiri (RPM) telah memulai pembangunan pabrik sepeda dan motor listrik terbesar di Jawa Tengah, yang terletak di Kawasan Industri Terboyo, Semarang.
Dengan investasi sekitar Rp 400 miliar, pabrik ini menempati lahan seluas 4,5 hektare dan direncanakan akan memiliki lima lantai yang meliputi area parkir, perakitan, gudang, dan perkantoran.
Proses ground breaking atau pemasangan tiang pancang telah dilaksanakan pada Kamis, 2 Mei 2024, menandai langkah awal pembangunan fasilitas modern ini.
Baca Juga: Dari Nijmegen ke Jakarta: Cerita Maarten Paes Jadi WNI Demi Kualifikasi Piala Dunia 2026!
"Dengan pabrik baru ini, kapasitas produksi kami akan meningkat secara signifikan menjadi 4 juta unit per tahun, termasuk 2 juta sepeda listrik dan 2 juta motor listrik," ujar Humas PT RPM, Boeing.
Pabrik baru ini dibangun untuk mengakomodasi peningkatan permintaan sepeda dan motor listrik di dalam negeri.
RPM, yang sebelumnya memproduksi 2.000 unit sepeda per hari, akan meningkatkan kapasitasnya menjadi 6.000 unit per hari di fasilitas baru ini.
Pembangunan ini diharapkan memakan waktu selama 20 bulan dan melibatkan kerja sama dengan tiga kontraktor utama: CV Karyayasa Sumberrejeki, PT Dwi Berkah Arga Kencana, dan Best Metal Building (BMB). Menurut Rusyad Salam, staf BMB.
"Kami menggunakan rangka baja knock down yang didatangkan langsung dari Vietnam, memudahkan proses perakitan di lapangan."
Selain itu, mengingat lokasi pabrik yang berpotensi terkena banjir, akan dilakukan pengurukan untuk meninggikan area parkir sebesar 1,2 meter dan lantai satu sebesar 2,4 meter, yang bertujuan untuk mengamankan area dari potensi banjir.
Baca Juga: Berikut Hasil Lengkap Pertandingan Liga 3 Nasional Matchday #1, Senin 30 April 2024
Pilihan menggunakan kontraktor baja dari Vietnam didasarkan pada pengalaman dan kualitas yang telah terbukti, meskipun baja lokal juga dinilai kompetitif.
"Kami memilih BMB karena kepercayaan kami terhadap pengalaman mereka dalam membangun konstruksi pabrik," tambah Suyanto Priyambodo dari PT Putra Waluya Karya Cilacap, konsultan pengawas dan perencanaan proyek.
Pembangunan pabrik ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional, seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap kendaraan listrik di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 6Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 7Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 8Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'
- 9Bukan Sekadar Ganti Pelatih, Liverpool Siap Rekrut 5 Pemain Baru di Era Iraola
- 10Newcastle Sikat Brighton, Tottenham, dan Chelsea: Resmi Amankan Kiper Masa Depan Prancis






