Prabowo Minta Maaf ke Simpatisan dan Instruksikan Penyiraman Air untuk Redakan Panas

AKURAT.CO, Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jakarta atas kemacetan yang terjadi karena kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (20/2/2024).
Kegiatan yang menarik perhatian massa hingga nyaris 600 ribu orang ini, melebihi ekspektasi awal yang hanya 200 ribu, menyebabkan kemacetan di beberapa titik di ibukota.
Dalam pidato politiknya, Prabowo mengakui bahwa antusiasme masyarakat jauh melebihi perkiraan panitia.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Guncang Jakarta: 600.000 Pendukung Padati GBK
"Kita perkirakan yang datang 200 ribu, tapi laporannya mendekati 600 ribu saudara-saudara sekalian," ungkap Prabowo di GBK.
Kesadaran akan ketidaknyamanan yang dialami warga Jakarta karena acara tersebut membuat Prabowo secara terbuka meminta maaf.
Kampanye akbar, yang dihadiri oleh massa dalam jumlah besar sejak pagi hari, menyebabkan Prabowo memutuskan untuk memajukan waktu acara agar para pendukung tidak menunggu terlalu lama.
"Saudara-saudara, seharusnya acara ini undangan resminya adalah jam 3 siang. Tapi saya dapat laporan, saudara-saudara sudah berdiri di sini sejak jam 9 tadi pagi. Karena itu saya putuskan, acara dipercepat," kata Prabowo.
Baca Juga: Tim U-20 Indonesia Tutup Pemusatan Latihan dengan Peningkatan Performa dan Kembalinya Pemain ke Klub
Kedatangan Prabowo di GBK diiringi oleh lagu "Maju Tak Gentar", disambut meriah oleh para pendukung yang telah menunggu.
Prabowo, yang tampil dengan baju safari biru, kopiah, dan kacamata hitam, langsung memberikan hormat dan menyapa pendukung yang berdesakan di dekat panggung.
Gibran Rakabuming Raka, calon wakil presiden nomor urut 2, beserta istri, juga hadir di panggung, menunjukkan solidaritas dan kebersamaan dengan Prabowo.
Kehadiran mereka, bersama dengan jajaran petinggi partai pengusung yang seragam berwarna biru, menegaskan dukungan kuat terhadap pasangan Prabowo-Gibran dalam perhelatan politik kali ini.
Melalui permohonan maaf ini, Prabowo menunjukkan empati dan tanggung jawab terhadap dampak kampanye terhadap kehidupan sehari-hari warga.
Ini menandakan komitmen pasangan Prabowo-Gibran untuk memastikan kampanye politik tidak mengganggu kenyamanan dan aktivitas masyarakat luas.
"Kami menyadari bahwa kondisi ini sangat tidak nyaman bagi para simpatisan yang telah datang dari pagi. Oleh karena itu, saya meminta maaf sebesar-besarnya dan telah meminta panitia untuk menyiramkan air, agar sedikit banyak bisa meredakan panas," ujar Prabowo dalam sambutannya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









