Jateng

Warga Semarang Menilai Debat Capres Tak Mendidik Karena Hanya Menyerang Kelemahan Personal

Theo Adi Pratama | 8 Januari 2024, 20:12 WIB
Warga Semarang Menilai Debat Capres Tak Mendidik Karena Hanya Menyerang Kelemahan Personal

AKURAT.CO, Debat ketiga Calon Presiden RI 2024 terus menuai komentar. Kali ini seorang warga asal Perumahan Jatisari Asri BSB Mijen Semarang, Ambar Adiwinarso.

Sebagai masyarakat sipil biasa, Ambar merasa terusik setelah menonton debat presiden pada Minggu malam (7/1/2024).

Bagaimana tidak, Ambar menilai para calon presiden hanya saling serang ke pribadi masing-masing tapi tak mampu menjawab pertanyaan baik dari sesama capres maupun panelis.

Baca Juga: Tutup Tahun 2023, Akumulatif Penerimaan PPN PMSE Mencapai Rp 16,9 Triliun

Situasi ini menurut Ambar sangat menggelikan.

"Melihat debat semalam menggelikan, masing masing capres selain saling serang pribadi, juga tidak menjawab dari pertanyaan masing-masing," ujar Ambar, Senin (8/1/2024).

Ambar sendiri menilai bahwa masalah pertahanan negara tidak perlu diumbar, apalagi diperdebatkan. Sebab hal tersebut seharusnya menjadi rahasia negara.

"Terutama soal kebijakan pertahanan dan anggaran. Sebagai warga negara Indonesia, menurut saya sebaiknya tidak diumbar di acara debat sebab itu adalah rahasia negara," ungkapnya.

Baca Juga: Jaga Kondusifitas Politik Jelang Pemilu 2024, Dorong Peran Pers Tangkal Berita Hoaks Ujaran Kebencian

Masalahnya, menurut Ambar, Capres 02 (Prabowo Subiyanto) justru menjadi sasaran tembak Capres 01 (Anies Baswedan) dan Capres 03 (Ganjar Pranowo).

Apalagi yang menjadi bahan serangan ke Capres 02 adalah belanja Alutsista bekas. Terlihat saat debat hal ini sulit dibantah oleh Capres 02 yang notabene adalah Menteri Pertahanan RI.

"Ganjar Pranowo sepertinya paham kelemahan Prabowo, soal anggaran dan alutsista yang bekas," tutur Ambar.

Ambar bahkan tak segan menuding bahwa Capres 01 dan 03 menyerang Capres 02 demi popularitas.

Baca Juga: Satgas NARU 2024 Ditutup, Konsumsi LPG Catat Angka Tertinggi 4.669 MT per Hari, Avtur Melonjak 54 Persen

"Pun Anies Baswedan, juga sama seperti Ganjar pertanyaannya. Keduanya menyerang pribadi Prabowo demi popularitas, seperti sampai luas tanah pribadi dibanding luas tanah rumah dinas TNI," terangnya.

Capres 02 juga tak ketinggalan dikritik oleh Ambar. Menurutnya, Capres 02 tak bisa mengendalikan emosi.

Padahal seharunsya Capres 02 mampu menjawab dan menyampaikan argumen dengan terangengingat pertahanan dan geopolitik adalah domainnya.

"Di lain sisi, Prabowo sebagai Menhan, kurang bisa mengendalikan emosi. Dia tidak punya jawaban yang diplomatis padahal ranah dia sebagai orang yang paham pertahanan dan geopolitik," tutur Ambar.

"Prabowo malah kembali ke kebijakan pemerintah, sampai sentil Kemenkeu akibat anggaran Pertahanan ditolak akibat refocusing Covid," tambahnya.

Jadi, menurut Ambar, debat tadi malam seru secara personal capres dalam adu mental dipanggung, tapi tidak mendidik demokrasi bagi rakyat Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.