Mbak Ita Sambut Program Pengendalian Banjir Sungai Waru Dari Kementerian PUPR Pada Tahun 2024

Akurat.co - Sungai Waru Semarang yang melintas Genuk dan Semarang Timur menjadi sorotan Menteri PUPR Basuki Hadimulyono saat inspeksi banjir beberapa wakty lalu.
Setelah melakulan inspeksi, KemenPUPR akan melakukan menjalankan program pengendalian banjir yang ada di Ibu Kota Jateng pada tahun 2024.
Rencana ini mendapatkan dukungan dari Pemkot Semarang, karena bisa mengurangi beban yang ada di Sungai Tenggang.
Rencananya optimalisasi bakal dilakukan di Sungai Waru yang bermuara ke Sungai Tenggang. Sungai ini sendiri merupakan aliran dari saluran air yang ada di wilayah Gayamsari, Sawah Besar dan Pedurungan.
Baca Juga: KAI Lakukan Rekayasa Pola Perjalanan KA Kamandaka dan KA Joglsemarkerto Akibat Longsor
"Kemarin Pak Menteri PUPR menugaskan membuat DED, harapan saya bisa selesai secepatnya dan mulai dikerjakan agar banjir di Genuk dan Semarang Timur ini bisa teratasi," kata Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Senin (4/12/2023).
Mbak Ita sapaannya menjelaskan, dari koordinasi dan pengamatan langsung Menteri PUPR, nantinya akan ada beberapa anak sungai dan rumah pompa yang bakal dimaksimalkan, seperti Sungai Waru, Kandang Kebo dan kawasan Muktiharjo agar aliran air bisa lancar.
"Nanti akan dioptimalkan beberapa anak sungai ini untuk masuk ke Sungai Waru ataupun Kandang Kebo, kemudian diteruskan di Banjir Kanal Timur (BKT) karena disana ada pompa juga," jelasnya.
Baca Juga: DPR RI Setujui Naturalisasi Dua Pemain Bola, Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On
Menurut Mbak Ita, untuk mengoptimalkan Sungai Waru harus dibuat sudetan untuk wilayah Gayamsari dan sekitar Sawah Besar, agar air bisa dikendalikan dengan adanya polder dan pompa seperti di Semarang Barat melalui Banjir Kanal Barat (BKB) dan Semarang Tengah melalui Kali Semarang.
"Sungai dan pompa di Waru ini akan dioptimalkan, nantinya akan dibuat sudetan lalu diarahkan ke BKT, agar beban Sungai Tenggang berkurang," tuturnya.
Dengan adanya optimalisasi ini, lanjut Mbak Ita pekerjaan rumah Pemkot Semarang untuk mengentaskan banjir bisa merata, harapannya wilayah Genuk, Tlogosari, Muktiharjo Kidul dan Lor, Pedurungan bisa kendalikan.
Baca Juga: Hotel Metro Park View Kota Lama Semarang Gelar Christmas Lighting, Hadirkan Promo Makan dan Kamar
Sementara ini, pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana mengoperasikan 11 unit pompa portabel yang ditempatkan empat di Sungai Tenggang, dua di Sringin, dan Tiga di Terboyo dan sisanya disebar salah satunya di Gebang Sari.
"Kemarin juga disampaikan Pak Menteri, pompa yang ada di Sringin dan Tenggang targetnya selesai diperbaiki 5 Desember nanti. Sementara saat perbaikan kita disupport 11 pompa portabel," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










