TPN Ganjar-Mahfud Tancap Gas di Jawa Barat: Pendekatan Door to Door Jadi Kunci

AKURAT.CO, Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Gatot Eddy Pramono, menyatakan bahwa untuk meraih dukungan di Jawa Barat, timnya telah melakukan pendekatan hingga ke tingkat akar rumput melalui metode door to door.
Dengan pendekatan ini, kata Gatot, masyarakat dapat lebih memahami gagasan yang diusung oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden tersebut, sehingga dapat memantapkan pilihan mereka untuk mendukung Ganjar-Mahfud.
"Kami bersama-sama solid dengan partai politik, simpatisan, relawan, dan segmen pemilih Ganjar-Mahfud bersama-sama ke akar rumput menyampaikan pesan-pesan kenapa kita harus pilih Ganjar-Mahfud, (berdasarkan) personality, integritas, dan track record,” ujar Gatot di Jakarta pada Minggu (19/11/2023).
Baca Juga: Justicia USM Choir Raih Medali Perak dalam Karangturi International Choir Competition
Gatot menegaskan bahwa saat ini, TPN Ganjar-Mahfud tidak menugaskan satu tokoh tertentu untuk mengumpulkan dukungan di Jawa Barat. Ia menyampaikan bahwa TPN Ganjar-Mahfud akan melakukan pendekatan dengan tokoh-tokoh berpengaruh di Jawa Barat.
“Tokoh-tokoh di Jawa Barat kan banyak bahkan di setiap kabupaten/kota ada tokoh-tokoh juga di sana. Kami pasti akan melakukan pendekatan-pendekatan dengan menyampaikan program-program Ganjar-Mahfud dan mengapa mereka harus memilih Pak Ganjar dan Pak Mahfud,” tutur Gatot.
Menurut Gatot, gagasan-gagasan dari pasangan Ganjar-Mahfud akan diumumkan secara luas kepada masyarakat. Tidak hanya terbatas pada Jawa Barat, menurut Gatot, TPN Ganjar-Mahfud juga akan berfokus untuk mendapatkan dukungan dari berbagai daerah.
Baca Juga: Changpeng Zhao Mundur dari Jabatan CEO Binance Buat Harga Kripto Serempak Merah
Oleh karena itu, TPN Ganjar-Mahfud, sesuai dengan keterangan Gatot, telah membentuk 38 Tim Pemenangan Daerah (TPD). Ia menambahkan para perwakilan dari TPD akan bertugas dan berkoordinasi dengan TPN.
Kemudian, TPN Ganjar-Mahfud telah menunjuk Solihin Gautama Purwanegara (GP) yang menjabat sebagai TPD di Jawa Barat (Jabar). Ia memiliki pengalaman sebagai mantan Gubernur Jabar pada periode 1970 hingga 1975.
Wakil Ketua TPN, Andika Perkasa, menyatakan bahwa struktur TPD sudah lengkap di 38 provinsi di Indonesia. Andika menjelaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat keputusan (SK) kepada semua ketua dan pengurus TPD.
"Sudah lengkap termasuk ketua termasuk deputi-deputi sama dengan TPN," ujar Andika.
Baca Juga: Richard Teng Jabat CEO Binance Gantikan Changpeng Zhao
Dia mengakui bahwa pihaknya menerima banyak usulan mengenai nama-nama yang akan mengisi posisi Ketua TPD. Selain itu, Andika menyatakan bahwa pihaknya juga menerima usulan nama-nama yang berasal dari luar partai politik.
"Jadi menurut saya kalau soal besar nama atau tidak itu relatif, tapi yang jelas siapapun itu yang masuk dalam daftar nama pejabat utama TPD mereka mereka akan berusaha yang terbaik," ujarnya.
Jawa Barat dianggap sebagai daerah yang paling dinamis dan strategis untuk meraih dukungan dalam Pemilihan Presiden 2024. Persaingan yang ketat diperkirakan akan terjadi di Jawa Barat, mengingat provinsi ini memiliki jumlah pemilih terbesar di tingkat nasional.
Saat ini, Jawa Barat menjadi lumbung suara terbesar dengan jumlah pemilih mencapai 35.714.901 orang.
Pada Senin (13/11), Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden sebagai peserta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024. Hasil dari pengundian nomor urut pada Selasa (14/11), pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md mendapat nomor urut 3.
KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, dengan pemungutan suara pada 14 Februari 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







