Tunjang Mobilitas Penyuluh KB di Purbalingga, BKKBN Serahkan Bantuan 32 Unit Motor Kendaraan Operasional

AKURAT.CO PURBALINGGA, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) menjadi ujung tombak dalam pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan percepatan penurunan stunting, khususnya di Jawa Tengah.
Peran Penyuluh KB sangat penting karena mengampu berbagai fungsi, diantaranya menjadi tim pelaksana percepatan penurunan stunting di kecamatan, validator dalam penyediaan Tim Pendamping Keluarga (TPK), fasilitator data dan operasional TPK sekaligus sebagai mitra kerja TPK.
Namun disisi lain, jumlah PKB saat ini masih belum idel, termasuk di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah, dengan perbandingan satu tenaga PKB harus melayani 10 desa.
Kondisi ini pun mendapat tanggapan dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI dr Hasto Wardoyo SpOG (K).
Hal tersebut disampaikannya disela kegiatan Penganugerahan Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) 2023 dan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Gelanggang Olahraga Sasana Krida Perwira, Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), Senin (20/11/2023).
Diakuinya jika jumlah PKB saat ini masih belum memadai sehingga perlu dilakukan penambahan.
"Memang masih kurang ya dari jumlah desa yang ada, dengan jumlah penyuluh KB, sehingga ini saya perjuangkan terus melalui rekrutmen ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)," terangnya.
Untuk itu, pihaknya terus membuka formasi PPPK BKKBN dalam upaya pemenuhan PKB, termasuk pada tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut,BKKBN juga memberikan dukungan kepada PKB Kabupaten Purbalingga, berupa penyerahan bantuan 32 unit kendaraan bermotor.
Motor tersebut digunakan petugas PKB sebagai media mobilitas penyuluh, dalam melakukan penyuluhan sampai ke daerah pelosok.
Hasto menandaskan kendaraan oprasional ini sangat penting bagi para penyuluh KB karena lokasinya cukup sulit disamping fasilitas yang belum optimal.
“Jadi memang medannya di beberapa wilayah di Kabupaten Purbalinga agak sulit dijangkaunya disamping fasilitas yang belum memadai, jadi kita coba untuk mencukupinya,” terangnya.
Dipaparkan, dalam pemenuhan kendaraan operasional PKB tersebut diambil dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK).
Dalam kesempatan tersebut Kepala BKKBN Hasto Wardoyo didamping Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dan Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih, turut melakukan peninjauan pelayanan KB implan di mobil pelayanan KB.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










