Jateng

Cerita Nurjanah Warga Kabupaten Semarang, Rasakan Kemudahan Layanan Kesehatan dari Program JKN

Arixc Ardana | 16 Oktober 2023, 11:55 WIB
Cerita Nurjanah Warga Kabupaten Semarang, Rasakan Kemudahan Layanan Kesehatan dari Program JKN

AKURAT.CO UNGARAN, BPJS Kesehatan sebagai badan penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh peserta.

Salah satu kemudahan layanan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN adalah, dapat mengakses layanan kesehatan di seluruh wilayah di Indonesia.

Hal tersebut dirasakan Nurjanah (30), warga Desa Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, yang telah merasakan manfaat dari program JKN.

Baca Juga: Antusiasme Masyarakat Hadiri Pak Rahman dalam Peringatan Gerakan Pangan Murah di Semarang

Ditemui saat dirinya melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Duren, dirinya mengaku sudah dua kali ini menggunakan kepesertaannya sebagai peserta JKN untuk berobat.

“Awalnya selama beberapa bulan kemarin saya memeriksakan kehamilan saya di bidan desa dekat dengan tempat tinggal saya, karena selama ini saya tidak mengetahui jika sudah terdaftar sebagai peserta JKN,” tutur Nurjanah.

Melihat Nurjanah yang beberapa bulan terakhir memeriksakan kandungannya di tempat prakteknya, Bidan tersebut menyarankan Nurjanah untuk memeriksakan kandungannya selanjutnya di Puskesmas terdekat dengan menggunakan program JKN.

Baca Juga: Sejumlah Petambak Merugi Dampak Banjir Rob, Dinlutkan Salurkan Bantuan Bibit Ikan

Menurut Bidan tersebut sayang sekali apabila harus memeriksakan kandungannya sebagai pasien umum.

“Bu Bidan itu menyarankan saya untuk memeriksakan kehamilan saya di bulan berikutnya ke Puskesmas, siapa tahu saya terdaftar sebagai peserta JKN. Bu Bidan meminta saya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ketika hendak mendatangi Puskesmas,” ujar Nurjanah.

Menuruti saran sang Bidan, Nurjanah pun mendatangi Puskesmas Duren yang terletak tidak jauh dari rumahnya untuk memeriksakan kandungannya.

Benar saja, sesampainya di Puskesmas Duren ketika petugas pendaftaran Puskesmas melakukan pengecekan apakah Nurjanah terdaftar sebagai peserta JKN atau tidak, ditemukan bahwa dirinya terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang.

“Ketika petugas Puskesmas melakukan pengecekkan kepesertaan JKN saya dengan menggunakan KTP, ternyata saya sudah terdaftar sebagai peserta JKN.

Awalnya saya kaget karena sebelumnya saya merasa belum pernah mendaftarkan diri saya bersama keluarga sebagai peserta JKN. Dan ternyata kepesertaan JKN saya pun dapat dari pemerintah, saya merasa bersyukur dan lega kalau begini,” ungkap Nurjanah.

Nurjanah yang saat ditemui sedang menunggu panggilan untuk memeriksakan kandungannya, menceritakan pengalamannya selama ini memeriksakan kandungannya tersebut dengan menggunakan program JKN dari BPJS Kesehatan di Puskesmas Duren.

Menurutnya tidak ada perbedaan ketika periksa sebagai pasien umum ataupun peserta JKN, semua sama tanpa ada dibeda-bedakan.

“Sebenarnya Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) saya tidak terdaftar di Puskesmas Duren, tetapi saya tetap dilayani dengan baik oleh petugas maupun dokter disini. Saya pun juga mendapatkan vitamin secara gratis tanpa ada iur biaya sedikitpun,” tutur Nurjanah.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, PKS Kota Semarang Lantik Saksi TPS Jelang Pemilu 2024

Melihat jarak FKTP yang terdaftar pada kepesertaannya yang cukup jauh, Nurjanah berniat untuk memindahkan FKTP nya ke Puskesmas Duren dalam waktu dekat, mengingat usia kehamilannya yang semakin membesar dan semakin dekat pula waktu kelahiran anak keduanya tersebut.

“Petugas di Puskesmas Duren selain ramah-ramah juga sangat edukatif dalam memberikan informasi terkait program JKN, bahkan saya juga diedukasi bagaimana saya berpindah FKTP tanpa harus ke Kantor BPJS Kesehatan, karena selama ini sejujurnya saya bingung.

Dan ketika tadi saya menanyakan kepada petugas terkait keinginan saya untuk berpindah FKTP, saya disarankan untuk merubah FKTP saya melalui Aplikasi Mobile JKN,” ungkap Nurjanah.

Baca Juga: DPRD Kota Semarang Apresiasi Kinerja Pemkot Tangani Kebakaran di TPA Jatibarang

Di akhir perbincangan, Nurjanah mengungkapkan rasa syukurnya karena telah menjadi peserta JKN disaat dirinya saat ini sedang membutuhkan biaya untuk persalinannya nanti.

“Saya sangat bersyukur menjadi peserta JKN, karena tidak dipungkiri menyambut kehadiran anak kedua ini banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.

Dengan saya dan keluarga terdaftar sebagai peserta JKN, saya semakin tenang dalam menyambut kelahiran anak kedua saya. Semoga nantinya anak saya lahir dengan selamat dan kami berdua sehat,” tutup Nurjanah.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.