Huawei Watch GT 7 dan GT 7 Pro Kantongi Sertifikasi Postel, Tanda Segera Meluncur di Indonesia?

JATENG.AKURAT.CO, Pasar smartwatch Indonesia berpotensi kedatangan dua perangkat baru dari Huawei dalam waktu dekat.
Hal ini setelah Huawei Watch GT 7 dan Huawei Watch GT 7 Pro terdeteksi telah mengantongi sertifikasi dari Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).
Kemunculan kedua perangkat tersebut di database sertifikasi Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa Huawei tengah mempersiapkan peluncuran resmi smartwatch generasi terbarunya untuk pasar Tanah Air.
Berdasarkan data yang tercantum pada situs e-Sertifikasi SDPPI Postel, perusahaan PT Huawei Tech Investment telah mendaftarkan dua perangkat wearable baru.
Model pertama dengan kode TUM-B49 tercatat menggunakan nama pemasaran Huawei Watch GT 7 Pro.
Smartwatch tersebut memperoleh sertifikat bernomor 124288/DJID/2026 yang diterbitkan pada 17 Juli 2026.
Sementara itu, model kedua dengan kode TUM-B39 terdaftar sebagai Huawei Watch GT 7 dan telah mendapatkan sertifikasi bernomor 124272/DJID/2026 pada 16 Juli 2026.
Biasanya, perangkat yang sudah lolos sertifikasi SDPPI hanya tinggal menunggu waktu sebelum diperkenalkan secara resmi di Indonesia.
Karena itu, kehadiran Huawei Watch GT 7 Series diperkirakan tidak akan lama lagi.
Meski Huawei belum mengungkap detail resmi terkait spesifikasi perangkat tersebut, sejumlah bocoran mulai bermunculan dari berbagai sumber.
Menurut informasi yang beredar, Huawei masih mempertahankan konfigurasi ukuran yang serupa dengan generasi sebelumnya.
Untuk Huawei Watch GT 7, perangkat ini disebut akan hadir dalam dua pilihan ukuran, yaitu 41 mm dan 46 mm.
Sedangkan Huawei Watch GT 7 Pro diperkirakan hanya tersedia dalam ukuran 46 mm.
Tidak hanya itu, Huawei juga dikabarkan menghadirkan pilihan warna yang lebih modern dan premium untuk menarik minat pengguna.
Huawei Watch GT 7 Pro dirumorkan hadir dalam tiga varian warna:
-Black
-Green
-Yellow
Untuk model 46 mm, opsi warna yang disebut akan tersedia meliputi:
-Black
-Brown
-Yellow
-Blue
Sedangkan versi 41 mm kemungkinan akan hadir dengan warna:
-White
-Gray
-Pink
-Blue
Kombinasi warna tersebut diyakini menjadi salah satu penyegaran desain yang ditawarkan Huawei pada lini smartwatch terbarunya.
Sampai saat ini Huawei masih menutup rapat informasi mengenai jadwal peluncuran maupun spesifikasi lengkap Watch GT 7 Series.
Namun berdasarkan berbagai laporan industri, Huawei disebut-sebut akan memperkenalkan smartwatch ini secara global pada Agustus 2026, tepatnya antara pertengahan hingga akhir bulan.
Jika mengacu pada pola peluncuran sebelumnya, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi salah satu negara yang kebagian produk tersebut beberapa minggu setelah debut global.
Sebagai perbandingan, Huawei merilis Watch GT 6 dan Watch GT 6 Pro di Indonesia pada Oktober tahun lalu.
Saat itu, Watch GT 6 dipasarkan mulai Rp3,5 juta, sementara Watch GT 6 Pro dibanderol mulai Rp4,6 juta.
Selain smartwatch seri GT terbaru, Huawei juga dirumorkan tengah menyiapkan sejumlah perangkat wearable lainnya.
Salah satunya adalah Huawei Watch D3, jam tangan pintar yang dikabarkan memiliki fitur pemantauan tekanan darah untuk mendukung kebutuhan kesehatan pengguna.
Tak hanya itu, Huawei juga disebut sedang mengembangkan Watch Ultimate Design 2, yang diproyeksikan menjadi smartwatch premium terbaru perusahaan.
Kedua perangkat tersebut diperkirakan akan diperkenalkan pada September 2026 bersamaan dengan peluncuran seri smartphone flagship Huawei Mate 90.
Dengan telah munculnya Huawei Watch GT 7 dan GT 7 Pro di database SDPPI Postel, peluang kehadirannya di Indonesia semakin besar.
Kini para penggemar produk wearable Huawei hanya tinggal menunggu pengumuman resmi mengenai spesifikasi lengkap, harga, dan tanggal peluncurannya di Tanah Air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional









