Jateng

Viral! NVIDIA Bagikan Kartu Koleksi GeForce Gratis, Mirip Pokemon Card

Dody H | 15 Juli 2026, 09:12 WIB
Viral! NVIDIA Bagikan Kartu Koleksi GeForce Gratis, Mirip Pokemon Card
NVIDIA GeForce Trading Cards Series 1 (istimewa)

JATENG.AKURAT.CO, NVIDIA kembali menarik perhatian komunitas gaming, namun kali ini bukan melalui peluncuran kartu grafis terbaru.

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut justru menghadirkan sebuah koleksi unik berupa GeForce Trading Cards Series 1, kartu koleksi edisi terbatas yang mengabadikan perjalanan panjang lini GPU GeForce.

Langkah ini cukup mengejutkan karena hadir di tengah dominasi NVIDIA di sektor kecerdasan buatan (AI).

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan lebih sering menjadi sorotan berkat teknologi AI dan pusat data dibandingkan produk gaming.

Melalui kartu koleksi ini, NVIDIA seakan ingin mengingatkan para penggemarnya bahwa GeForce tetap menjadi bagian penting dari sejarah dan identitas perusahaan.

GeForce Trading Cards Series 1 menghadirkan total 14 desain kartu berbeda yang menampilkan berbagai produk ikonik dari sejarah NVIDIA.

Setiap kartu mengangkat GPU atau teknologi tertentu yang dianggap memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan grafis komputer dan industri game PC.

Beberapa nama yang masuk dalam koleksi tersebut antara lain NV1, GeForce 256, GeForce 3, GeForce 7800 GTX, seri GeForce GTX 10, hingga GeForce RTX 2080 Ti Cyberpunk 2077 Edition yang sempat menjadi incaran para kolektor.

Tidak hanya menampilkan ilustrasi menarik, kartu-kartu ini juga berisi informasi singkat mengenai produk yang diangkat.

Konsep tersebut membuat koleksi ini mengingatkan banyak orang pada kartu koleksi populer seperti Pokémon atau kartu olahraga yang telah lama digemari kolektor di seluruh dunia.

Kabar baik bagi para penggemar GeForce, kartu koleksi ini tidak dijual secara bebas.

NVIDIA akan membagikannya secara gratis melalui program promosi Summer of RTX yang berlangsung sepanjang musim panas.

Selain melalui media sosial resmi NVIDIA, kartu-kartu tersebut juga akan tersedia dalam berbagai acara komunitas dan pameran teknologi berskala internasional.

Beberapa event yang disebut akan menjadi lokasi distribusi antara lain Gamescom, QuakeCon, dan Bilibili World.

Strategi ini dinilai mampu meningkatkan interaksi perusahaan dengan komunitas gamer sekaligus memberikan nilai nostalgia bagi pengguna yang telah mengikuti perkembangan GeForce selama bertahun-tahun.

Peluncuran GeForce Trading Cards Series 1 dipandang sebagai upaya NVIDIA untuk mempererat hubungan dengan komunitas gaming global.

Di tengah meningkatnya minat terhadap merchandise bertema teknologi dan gaming, kartu koleksi semacam ini berpotensi menjadi barang buruan para kolektor.

Banyak gamer yang memiliki kenangan tersendiri dengan berbagai GPU legendaris NVIDIA.

Kehadiran kartu koleksi tersebut memungkinkan mereka mengenang kembali masa-masa ketika kartu grafis tertentu menjadi standar performa gaming terbaik di zamannya.

Meski demikian, sebagian pengguna menilai bahwa merchandise seperti ini belum sepenuhnya menjawab harapan komunitas yang masih menantikan inovasi produk gaming terbaru maupun harga GPU yang lebih bersahabat.

Hal menarik lainnya adalah penggunaan nama "Series 1" pada koleksi perdana ini.

Penamaan tersebut memunculkan spekulasi bahwa NVIDIA kemungkinan telah menyiapkan seri lanjutan dengan tema yang lebih luas.

Jika respons komunitas positif, bukan tidak mungkin perusahaan akan merilis koleksi berikutnya yang menampilkan lebih banyak kartu grafis legendaris dari berbagai era GeForce.

Langkah tersebut berpotensi menjadikan GeForce Trading Cards sebagai salah satu merchandise resmi yang paling diminati para gamer dan kolektor teknologi.

Dengan menggabungkan unsur sejarah, nostalgia, dan budaya koleksi yang sedang populer, GeForce Trading Cards Series 1 menjadi cara unik NVIDIA untuk kembali mendekatkan diri dengan para gamer di tengah pesatnya perkembangan bisnis AI yang saat ini menjadi fokus utama perusahaan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dody H
Arixc Ardana