Stasiun Trem Karangpilang, Bangunan Tua di Surabaya Ini Ternyata Bekas Halte Trem Uap Bersejarah, Kini Jadi Warung Tapi Masih Milik PT KAI?!

JATENG.AKURAT.CO, Pernah dengar tentang stasiun kereta api atau trem kecil di Karangpilang, Surabaya?
Mungkin banyak yang belum tahu, tapi di sana ada sebuah bangunan bersejarah yang dulunya merupakan halte atau stop trem uap!
Bangunan ini, meski kecil, menyimpan banyak cerita tentang moda transportasi di Surabaya pada masa lalu. Dan yang lebih mengejutkan, meski kini jadi warung, tanahnya masih milik PT KAI, lho!
Penasaran dengan kisahnya? Yuk, kita bedah sejarah unik Stasiun Karangpilang ini!
Berdiri Sejak 1890: Saksi Bisu Kejayaan Trem Uap!
Stasiun Karangpilang, atau lebih tepatnya disebut Halte Karangpilang (Karangpilang Stop) karena ukurannya yang kecil, dibangun pada tahun 1890.
Pembangunnya adalah sebuah perusahaan Belanda bernama Oost Java Stoomtram Maatschappij. Dulunya, tempat ini berfungsi sebagai tempat pemberhentian trem uap.
Jalur tremnya membentang ke arah selatan, menghubungkan Wonokromo, Karangpilang, hingga Krian di Sidoarjo.
Jalur selatan ini memang khusus menggunakan trem bertenaga uap. Ada alasannya, lho! Trem uap menghasilkan lebih banyak polusi dibandingkan trem listrik.
Jadi, agar asap dan uapnya tidak mencemari pusat kota Surabaya, jalur trem uap ini sengaja dibuat menuju pinggiran Surabaya. Ide yang cukup cerdas di masanya, ya!
Hilangnya Trem dan Perubahan Fungsi
Sayangnya, era trem di Surabaya berakhir. Layanan trem di kota ini resmi berhenti beroperasi pada tahun 1970-an.
Mengapa? Karena persaingan yang ketat dengan mobil pribadi dan moda transportasi umum lainnya yang semakin berkembang.
Akibatnya, banyak stasiun atau halte trem di Surabaya yang kemudian kehilangan jejaknya.
Beberapa di antaranya berubah fungsi, dan bahkan ada yang sama sekali sudah tidak terlihat lagi bekasnya.
Bertahan Hingga Kini: Dari Halte Trem Jadi Warung!
Tapi, Halte Trem Karangpilang ini adalah salah satu dari sedikit yang masih bertahan hingga hari ini! Meski tak lagi melayani trem, bangunan tuanya masih berdiri kokoh.
Yang menarik, bangunan ini sekarang sudah beralih fungsi menjadi tempat usaha atau warung.
Di sana, kamu bisa menemukan warung pulsa, warung nasi, dan lain-lain. Sebuah transformasi yang cukup drastis, ya!
Meskipun sudah jadi warung, yang perlu kamu tahu adalah tanah stasiun ini masih menjadi aset milik PT KAI, lho!
Ini menunjukkan bahwa secara kepemilikan, stasiun ini masih terkait dengan sejarah perkeretaapian di Indonesia.
Kita tentu berharap, di masa depan, stasiun ini bisa tetap bertahan di tengah gempuran zaman.
Bangunan ini adalah bagian penting dari sejarah transportasi di Surabaya yang patut dilestarikan.
Itu dia cerita singkat tentang Stasiun Trem Karangpilang Surabaya. Unik banget, kan?
Apa lagi ya yang harus kita bahas selanjutnya? Yuk, share pendapatmu di kolom komentar!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










