Jateng

Kisah Misteri dan Mitos Seputar Dusun Setono: Larangan Masuk Bagi Pejabat serta Mitos Priyayi BB yang Masih Terjaga Hingga Sekarang

Theo Adi Pratama | 12 Februari 2024, 15:38 WIB
Kisah Misteri dan Mitos Seputar Dusun Setono: Larangan Masuk Bagi Pejabat serta Mitos Priyayi BB yang Masih Terjaga Hingga Sekarang

AKURAT.CO Misteri, Sempat beredar di media sosial, sebuah video viral yang menggambarkan sebuah daerah dengan tulisan tegas 'Priyayi BB Aparatur Pemerintah TNI/Polri Dilarang Masuk'.

Ternyata, daerah ini terletak di gang Dusun Setono, Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dan larangan tersebut sudah berlangsung sejak turun-temurun.

Kepala Desa Tales, Slamet Raharjo, mengungkapkan bahwa larangan ini sudah ada sejak lama dan terkait erat dengan kearifan lokal dan kepercayaan masyarakat.

Baca Juga: Bandara Internasional Dhoho Kediri Belum Diresmikan Presiden Joko Widodo, Apakah Terkait Mitos Kota Kediri yang Masih Kuat Hingga Sekarang?

Menurut cerita turun-temurun, larangan ini bermula dari kisah seorang putri bernama Ambarsari yang berusaha melarikan diri dari seorang pejabat yang hendak meminangnya.

Untuk melindungi diri, Ambarsari mengucapkan kutukan yang mengharuskan siapa pun pejabat yang memasuki kawasan tersebut akan mengalami konsekuensi, termasuk perihal karir.

Kendati demikian, larangan ini hanya berlaku bagi aparat dan pejabat dengan jabatan tinggi, seperti golongan pemerintahan setingkat camat ke atas, kepolisian sektor ke atas, serta komandan koramil ke atas.

Baca Juga: Menguak Misteri dan Kisah Mistis Kota Kediri: Mitos tentang Adanya Kutukan bagi Para Presiden

Untuk jabatan di bawahnya, seperti kepala desa, mereka masih diperbolehkan keluar masuk wilayah tersebut.

Meskipun adanya larangan ini, layanan pemerintahan di wilayah Dusun Setono tetap berjalan lancar.

Koordinasi dilakukan di balai desa, dan tugas-tugas yang terkait dengan wilayah tersebut didelegasikan kepada pegawai di bawahnya.

Hal ini merupakan bentuk penghormatan terhadap kepercayaan dan tradisi lokal yang dianggap sebagai kekayaan budaya yang harus dijaga.

Baca Juga: Menguak Misteri dan Mitos Kutukan Kota Kediri: Legenda yang Menyelimuti Para Pemimpin Indonesia

Ajun Komisaris Polisi Iwan Setyobudi, Kapolsek Ngadiluwih, juga mengonfirmasi bahwa sejak beberapa tahun menjabat, ia tidak pernah memasuki dusun tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi lokal dan kepercayaan masyarakat.

Pembatasan ini juga diperkuat dengan tulisan 'Priyayi BB' yang tertulis dalam papan larangan tersebut.

Menurut Kepala Bidang Purbakala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri, Eko Priyatna, istilah 'BB' merujuk pada birokasi pemerintahan dalam negeri pada masa kolonial Belanda yang terdiri atas orang-orang Eropa.

Dusun Setono memang dikenal sebagai kawasan larangan masuk bagi pegawai negeri sejak zaman Belanda, meskipun cerita yang melatarbelakangi larangan tersebut lebih cenderung pada mitos dan tradisi yang dijaga oleh masyarakat setempat.

Meskipun memiliki aura misteri, Dusun Setono tetap menjadi tujuan wisata religi yang populer di kalangan warga.

Banyak yang mengunjungi makam dan petilasan Putri Ambarsari yang berada di lokasi tersebut, menjadikan dusun ini sebagai bagian penting dari warisan budaya dan sejarah lokal yang patut dijaga.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.