AKBP Basuki 'Diamankan' Propam Berkaitan Kasus Penemuan Tubuh Levi

JATENG.AKURAT.CO, AKBP Basuki yang saat ini berstatus saksi pelapor penemuan tubuh Dwinanda Linchia Levi (DLL) masih 'diamankan' dan dimintai keterangan di Propam Polda Jateng.
Hal ini dikatakan oleh Kabid Propam Polda Jateng Kombes Saiful saat menerima perwakilan mahasiwa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang pada Rabu (19/11/2025).
“Masih diamankan (AKBP Basuki) di Propam. Masih kita mintai keterangan,” ungkap Saiful.
Sebelumnya ramai diberitakan, Levi atau DLL, krimimolog muda Fakultas Hukum Untag ditemukan tutup usia di lantai kamar sebuah hotel di Jalan Telaga Bodas Raya, Gajahmungkur, Kota Semarang, pada Senin (17/11/25).
Kabid Propam Saiful menjelaskan, dalam kasus tewasnya Levi, Propam Polda Jateng dipastikan akan bekerja sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Dan kita sesuai fungsi propam pengawas kita pastikan para penyidik sesuai dengan aturan. Jika ada informasi penyidik yang main sampaikan ke saya. Paham maksudnya,” tegas Saiful.
Saiful menambahkan, dalam penanganan kasus kali ini mahasiswa diminta percaya dengan proses penyelidikan yang dilakukan oleh Propam Polda Jawa Tengah.
“Jadi tidak usah khawatir saya pastikan bahwasanya saya sesuai aturan sesuai prosedur. Tapi memang butuh waktu. Tidak ujug-ujug. Karena harus kita pertanggungjawabkan hasilnya. Sehingga saat sidang kita tidak mau jika pembuktian kita itu ecek-ecek,” imbuhnya.
Hal senada diungkapkan Kombes Artanto menyebut satu di antara saksi dalam kasus ini merupakan anggota Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) berinisial B (56) yang menjabat sebagai Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jateng.
Menurutnya, Bid Propam juga tengah proaktif dengan menelusuri informasi dari berbagai sumber dan saksi lain terkait posisi B sebagai saksi kunci kejadian tersebut.
“Pada prinsipnya, Paminal melakukan jemput bola atas informasi tersebut dan saat ini sedang mengumpulkan bahan keterangan. Semua arah pembicaraan terkait B akan ditelusuri,” katanya.
Pihaknya menyebut penyelidikan terkait dugaan adanya pelanggaran etik yang mungkin melibatkan AKBP Basuki.
“Saat ini masih berproses. Jadi, semuanya dikumpulkan satu per satu, one by one, data yang ada. Setelah lengkap, baru dianalisis,” ujarnya.
Sementara itu, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari dokter rumah sakit.
“Semua informasi sedang dikumpulkan. Apa pun informasinya, akan diterima, diolah, dan diselidiki,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








