Jateng

Polisi Menetapkan Satu Orang Tersangka Perusakan Bus PSS Sleman Saat Bertanding Melawan PSIS

Theo Adi Pratama | 13 Desember 2023, 18:50 WIB
Polisi Menetapkan Satu Orang Tersangka Perusakan Bus PSS Sleman Saat Bertanding Melawan PSIS


AKURAT.CO, Satu tersangka pengerusakan bus suporter PSS Seleman diamankan di Polrestabes Semarang pada Rabu (13/12/2023).

Tersangka tersebut bernama Aji Nurdiyanto warga Semarang Selatan. Dia merupakan salah satu suporter PSIS Semarang.

Wakasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Aris Munandar mengatakan, saat melakukan aksinya pelaku saat itu sedang dalam kondisi mabuk.

Pelaku saat itu merusak bagian kaca depan bus menggunakan bambu bersama sejumlah orang lainnya yang saat ini sedang dalam proses penyelidikan.

Baca Juga: Pertahanan Runtuh di Penghujung Laga, PWI Jateng Seri Melawan Mantan Bintang PSIS

Aris menjelaskan, peristiwa ini diduga dilakukan 30 orang. Saat itu, usai pertandingan PSIS melawan PSS Sleman puluhan suporter mendatangi bus suporter PSS yang terparkir di Jalan Sisingamangaraja.

"Pada Minggu 3 Desember 2023, bus yang mengangkut suporter PSS Sleman parkir di lokasi atau di depan kantor Kemenag Jateng. Selanjutnya 30 orang datang melakukan pengerusakan dengan cara melemparkan batu dan kemudian meninggalkan TKP. Dalam kasus ini juga ada peristiwa pencurian dengan kekerasan dengan korban kernet dan supir bus," ujarnya saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Rabu (13/12/2023).

Atas peristiwa ini, korban yakni seorang warga Yogyakarta bernama Subekti mengalami kerugian lantaran 5 bus miliknya mengalami kerusakan.

"Lima bus mengalami rusak di bagian bodi dan spion. Kerugiannya sebesar Rp 60 juta," ucap dia.

Baca Juga: Rishandy Jadi Pahlawan Persip Pekalongan di Detik Akhir Laga, Laskar Kalong Pastikan Tiket ke Babak Delapan Besar Liga 3 Jawa Tengah

Polisi juga masih melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.

Sedangkan ats perbuatannya, pelaku yang diamankan dijerat Pasal 170 KUHPidana terancam pidana paling lama 5 tahun penjara.

"Kita akan memaksimalkan akan kita kembangkan termasuk pencurian dengan kekerasan dengan korban sopir dan kernet. Kita masih lakukan profiling untuk pelaku lainnya," tegas Aris.

Sementara itu, pelaku mengaku dalam kondisi mabuk saat melalukan pengrusakan terhadap bus milik PSS Sleman. Ia terpancing dengan panasnya pertandingan di dalam stadion.

Baca Juga: Persab Brebes Melaju ke Babak 8 Besar Liga 3 Jawa Tengah Setelah Mengalahkan PSDB Demak

"Yang lain juga mabuk tapi saya nggak kenal siapa saja. Saya ngerusak pakai bambu. Kepengaruh karena di dalam kan sudah panas duluan pertandingannya, jadi keluar lalu merusak," katanya.

Pelaku juga mengaku kecewa dengan hukuman bertanding tanpa penonton yang dijatuhkan Laskar Mahesa Jenar.

"Iya sedih kecewa karena PSIS dihukum main tanpa penonton," imbuhnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.