Trailer Moana Live Action Dirilis, Kritikus Serang Disney: 'Omong Kosong Tak Berjiwa'

JATENG.AKURAT.CO, Setelah sukses meraih pendapatan miliaran dolar dari berbagai film remake live-action, Disney kembali merilis trailer perdana untuk Moana live action.
Namun, alih-alih disambut antusias, cuplikan yang dibagikan secara daring justru memicu gelombang kritik tajam.
Sejumlah pengamat dan pegiat media menyebut bahwa trailer tersebut tidak lebih dari “omong kosong tak berjiwa” yang hanya mengandalkan nostalgia tanpa inovasi berarti.
Salah satu kritik paling vokal datang dari kanal YouTube Adam Does Movies, yang dalam video reaksinya menyebut Disney telah “melatih penonton menjadi domba yang melahap nostalgia seperti permen.”
Dalam trailer berdurasi sekitar dua menit, penonton disuguhkan adegan pantai yang disebut-sebut “tak bernyawa” dan kemunculan Dwayne ‘The Rock’ Johnson sebagai karakter Maui.
Namun, sang kritikus menyoroti bahwa Johnson tidak membawa karakter yang sama seperti di versi animasi.
“Dia cuma The Rock. Tidak ada riasan prostetik, tidak ada usaha untuk menyerupai Maui versi animasi. Dia hanya membaca dialog seperti di film Fast and Furious,” tulisnya dalam ulasan.
Trailer ini juga menampilkan aktris baru yang memerankan Moana, namun disebut-sebut gagal memberikan energi yang sama dengan karakter animasi yang ikonik.
Disney Dinilai Telah Kehilangan Arah Kreatif
Kritik terhadap Moana live-action tidak berdiri sendiri. Dalam beberapa tahun terakhir, Disney gencar memproduksi ulang film-film animasi klasik seperti Aladdin, The Little Mermaid, dan Beauty and the Beast ke dalam format live-action.
Meski secara komersial sukses, banyak pihak menilai langkah ini mencerminkan kemunduran kreativitas studio yang dulu dikenal inovatif.
“Ada masanya Disney adalah perusahaan yang berani, tidak hanya bertekad menghasilkan uang sebanyak mungkin. Tapi kapitalisme, sayang, kamu harus menyukainya. Tapi itu tidak berarti kamu harus menyukai apa yang mereka hasilkan,” ujar pengamat film dalam ulasannya.
Kritikus juga menyoroti bahwa fenomena ini mulai diikuti studio lain, seperti DreamWorks yang merencanakan remake live-action How to Train Your Dragon.
Akibatnya, penonton didik untuk menganggap bahwa film-film semacam inilah yang seharusnya diharapkan dari studio besar, alih-alih konten orisinal untuk generasi baru.
Pertanyaan untuk Masa Depan: Apa yang Tersisa untuk Generasi Baru?
Salah satu kekhawatiran terbesar yang muncul dari trailer Moana live-action adalah soal warisan budaya visual untuk generasi mendatang.
“Apa yang akan mereka lakukan dalam 20 tahun lagi ketika generasi anak-anak baru ini tidak memiliki apa-apa milik mereka sendiri? Mereka hanya akan men-animasikan versi live-action-nya? Sebuah animasi dari live-action dari sebuah animasi?” tanya kritikus.
Ia menekankan bahwa meskipun Hoppers—film orisinal Pixar—mungkin tidak sesuai dengan seleranya, setidaknya ada usaha untuk menciptakan sesuatu yang baru.
Dalam ulasannya, ia mengimbau orang tua untuk tidak membawa anak-anak menonton Moana live-action di bioskop.
“Tonton saja yang animasi. Itu gratis di Disney Plus. Anda tidak memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun anak-anak Anda dengan pergi menonton sampah ini,” tegasnya.
Sementara itu, para pendukung remake berargumen bahwa film ini bisa memperkenalkan cerita klasik kepada generasi baru dengan cara yang berbeda.
Namun, kritikus menolak anggapan tersebut, menyebut bahwa versi animasi yang sudah ada lebih dari cukup.
Trailer yang Diklaim Tak Pernah Butuh untuk Dibuat
Trailer Moana live-action, meskipun hanya berdurasi singkat, dianggap tidak menawarkan sesuatu yang belum pernah dilihat.
Adegan demi adegan tampak seperti salinan dari film animasi asli, hanya dengan latar yang tampak lebih kusam dan akting yang dinilai kurang hidup.
“Saya bersumpah demi para dewa, jika Awkwafina mengisi suara ikan atau burung di film ini, saya akan bunuh diri,” tulis kritikus, merujuk pada tren penambahan karakter komedi dengan suara khas yang sering muncul dalam remake Disney.
Di akhir ulasannya, sang kritikus menegaskan bahwa ia tidak membenci ide remake secara mutlak, tetapi menolak jika itu dilakukan tanpa hati dan hanya untuk mengejar keuntungan.
“Film ini tidak berguna? Yah, tidak juga. Lagi-lagi, mereka adalah mesin uang. Dan pertanyaan sebenarnya adalah, apa yang akan mereka lakukan dalam 20 tahun ke depan?”
FAQ Seputar Moana Live-Action
Q: Kapan Moana live-action tayang?
A: Belum ada tanggal rilis resmi yang dikonfirmasi. Namun, trailer perdana telah dirilis sebagai bagian dari promosi awal.
Q: Apakah Dwayne Johnson kembali sebagai Maui?
A: Ya. Johnson mengulang perannya sebagai Maui, tetapi dalam format live-action.
Q: Apakah film ini akan sama persis dengan versi animasi?
A: Berdasarkan trailer, alur cerita diperkirakan akan mengikuti versi animasi, meski mungkin ada penyesuaian.
Q: Mengapa banyak kritik terhadap film ini?
A: Kritik utamanya adalah karena Disney dinilai lebih fokus pada remake daripada menciptakan konten orisinal, serta dianggap tidak memberikan nilai tambah dibanding versi animasi.
Q: Apakah Moana live-action layak ditonton?
A: Tergantung sudut pandang. Bagi yang ingin menikmati versi baru dari cerita yang disukai, mungkin bisa menjadi tontonan. Namun, bagi yang menginginkan pengalaman sinematik segar, versi animasi dinilai sudah cukup.
Trailer Moana live-action menjadi pemicu perdebatan sengit tentang arah industri film yang dinilai terlalu bergantung pada nostalgia.
Apakah ini akhir dari kreativitas Disney, atau sekadar strategi bisnis jangka pendek? Yang jelas, perbincangan ini menunjukkan bahwa penonton tidak lagi sekadar menerima apa pun yang disajikan, dan kritik terhadap dominasi remake live-action semakin keras.
Sementara studio terus menghitung keuntungan, pertanyaan tentang warisan budaya untuk generasi berikutnya tetap menggantung di udara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Apakah Besok Senin 24 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama Maulud Nabi? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 4Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 5Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 8Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 9Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 10Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta



