Gak Main-Main! Fiesta Folklore Nusantara 2025 di Kota Lama Semarang Bakal Suguhkan Pesta Budaya Lintas Benua!

JATENG.AKURAT.CO, Kota Lama Semarang kembali menjadi sorotan dunia!
Pada 12–13 September 2025, kawasan bersejarah ini akan disulap menjadi panggung megah untuk gelaran Fiesta Folklore Nusantara 2025.
Acara ini bukan sekadar festival biasa, melainkan perayaan budaya lintas bangsa yang menjanjikan pengalaman tak terlupakan.
Mengusung tema "Color of Unity," festival ini akan memadukan kemegahan tradisi Nusantara dengan pesona budaya dari berbagai negara.
Perpaduan Spektakuler: dari Reog hingga Hanbok!
Di depan Gedung Marba, yang menjadi jantung Kota Lama, akan ada pertunjukan yang memukau dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Reog Ponorogo yang garang, Tari Piring yang lincah, serta seni dari komunitas Bugis dan Minang.
Namun, yang paling dinanti adalah kehadiran budaya dari mancanegara!
Jepang: Akan diwakili oleh tarian tradisional yang dibawakan oleh Mai Kikuchi, menghadirkan nuansa klasik yang indah dan penuh makna.
Korea: Bakal tampil dengan pertunjukan Taekwondo Show with Hanbok, sebuah kombinasi unik antara seni bela diri modern dan kebanggaan busana tradisional. Selain itu, akan ada Royal Hanbok Exhibition dan Hanbok Parade, yang mengajak pengunjung untuk melihat langsung keanggunan Hanbok dalam balutan sejarah dan modernitas.
Panggung Nusantara yang Semarak dan Penuh Warna
Panggung Fiesta Folklore Nusantara juga akan dimeriahkan dengan berbagai penampilan khas Indonesia, seperti barongsai, wayang potehi, hingga festival kurta-kurti dari komunitas Khoja.
Berbagai sanggar seni dari berbagai daerah juga ikut berpartisipasi, seperti Sanggar Gendhug, Sukoreno Kendal, Kusuma Wiratama, hingga Gambang Semarang Art Community.
Perpaduan beragam kesenian ini membuktikan bahwa Kota Lama Semarang tidak hanya sekadar saksi bisu sejarah kolonial.
Tempat ini adalah ruang hidup yang terus bergerak dan merayakan keberagaman budaya.
Dengan jadwal yang padat, dari pukul 15.00 hingga 22.00 WIB, festival ini bukan hanya sekadar tontonan, tapi juga pengalaman yang bisa memperkaya wawasan, mempererat persaudaraan, dan memperindah wajah Semarang sebagai kota warisan dunia. Jadi, siap untuk datang dan merayakannya bersama?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










