Siap Masuki Dunia Kerja, Lulusan UPGRIS Dibekali Kompetensi Berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi

AKURAT.CO SEMARANG - Setiap lulusan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), selain memiliki bekal keilmuan, juga dibekali dengan sertifikat kompetensi sesuai skema keahlian mereka.
Rektor UPGRIS Dr Sri Suciati MHum menjelaskan, sertifikat kompetensi yang diberikan melalui lembaga sertifikasi profesi (LSP) itu penting untuk memberikan peluang lulusan bisa diterima di dunia industri.
Tidak hanya itu, waktu tunggu lulusan juga hanya 5-6 bulan sebelum diterima kerja, UPGRIS juga siap melakukan pendampingan jika dalam 3 bulan lulusan belum mendapatkan pekerjaan.
Baca Juga: Dosen UPGRIS Setia Naka Andrian Raih Penghargaan Prasidatama 2023
Hal tersebut disampaikan Sri Suciati dalam wisuda ke-75 UPGRIS di Balairung kampus 1 Sidodadi Semarang, Selasa 3 Oktober 2023.
"Momen wisuda menjadi hasil yang paling membahagiakan karena sudah ditunggu selama 3,5 hingga 4 tahun oleh para mahasiswa," ucapnya.
Bukan hanya prosesi wisuda saja, lanjut rektor, bagi peserta wisuda juga telah mendapat pembekalan yang cukup sebelum mereka memasuki dunia kerja.
Baca Juga: Seminar Kewirausahaan UPGRIS, Tren Minat Mahasiswa untuk Berwirausaha Semakin Meninggi
"Skema-skema kompetensi dari LSP UPGRIS sudah jalan dan maksimal, sehingga lulusan langsung menerima sertifikat kompetensi selain tentunya ijazah," terang Suci.
Menurutnya sertifikat yang diterbitkan tersebut diakui negara dan resmi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
"Jadi tidak sekadar formalitas, atau asal-asalan. Berbeda dengan zaman dahulu, hanya sekadar menjadi peserta bisa memperoleh sertifikat," jelasnya.
Dengan kata lain, nilai sertifikat yang diterima lulusan benar-benar bisa sebagai bukti mereka memiliki keahlian sesuai bidang yang digelutinya.
"Sebelum lulus mahasiswa memang sudah benar-benar diuji kompetensinya. Ada beberapa skema kompetensi yang bisa menjadi pilihan mereka," ujarnya.
Rektor berharap, hal itu bakal memaksinalkan keterserapan lulusan di dunia industri dan kerja.
Baca Juga: Siapkan Profesi Guru Profesional, Pascasarjana UPGRIS Gelar Sosialisasi PPG Prajabatan Gelombang 2
Terlebih hampir sepertiga lulusan merupakan karyawan murni atau sudah menjadi bagian dari suatu perusahaan.
"Ini ditambah para lulusan sebelumnya mendapat pembekalan. Dengan begitu kami berharap lulusan kami memang benar-benar mumpuni dan siap memasuki gerbang dunia kerja," paparnya.
Selain melakukan pendataan, kampus juga akan memfasiltasi mereka yang belum terserap di dunia kerja. Salah satu upaya yang dirancang yakni melalui kegiatan job fair.
Baca Juga: Tujuh Pendekar Silat Perisai Diri UPGRIS Borong Medali Piala Presiden RI
"Jika ada di antara lulusan belum mendapatkan pekerjaan, kami minta untuk melaporkan diri. Selanjutnya kami mencoba untuk melakukan berbagai upaya agar mereka bisa segera mendapatkan pekerjaan," imbuhnya.
Pihaknya juga turut memantau para lulusan sekaligus membantu mereka agar lebih mudah diterima dalam dunia kerja.
Tercatat sebanyak 1286 mahasiswa sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) dari berbagai program studi, mengikuti proses Wisuda ke-75 UPGRIS yang digelar 3-4 Oktober 2023.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










