Ketahanan Pangan dan Inovasi Teknologi: Sorotan Utama dari Seminar FTI UPGRIS

AKURAT.CO SEMARANG, Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali menggelar acara tahunan unggulannya, Science & Engineering National Seminar (SENS) 8.
Tema yang diangkat pada tahun ini adalah "Ketahanan Pangan Melalui Penerapan Teknologi," sebuah wacana penting untuk menggali kontribusi teknologi dalam meraih ketahanan pangan yang berkelanjutan.
SENS 8, sebagai platform akademis yang telah menjadi bagian dari tradisi FTI UPGRIS, kembali memberikan ruang bagi para pemikir dan praktisi untuk berdiskusi dan berbagi wawasan terkini.
Fafa Nurdyansyah, Ketua Panitia SENS 8, menjelaskan bahwa penyelenggaraan seminar ini merupakan bagian integral dari program tahunan FTI UPGRIS.
"Para peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran teknologi dalam meningkatkan ketahanan pangan," ujarnya. Pada kesempatan ini, FTI UPGRIS berkomitmen untuk menjadi katalisator perubahan positif dengan menggandeng para ahli, praktisi, dan mahasiswa untuk merumuskan solusi inovatif.
Salah satu aspek menarik dari SENS 8 adalah dorongan untuk membina kolaborasi lintas sektor.
Fafa berharap, melalui kegiatan tersebut terjalin kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, sehingga dapat menciptakan solusi inovatif dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan di masa depan.
Hal ini menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan upaya bersama untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas.
Webinar ini menampilkan tiga narasumber berpengalaman di bidangnya.
Baca Juga: Bebaskan Seni Pengeditan Kelas Pro dengan Editor Gambar/Video Online CapCut
Prof. Yusuf Hendrawan STP Mapp Life Sc PhD, selaku Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, menjadi salah satu narasumber yang memberikan wawasan mendalam.
Dalam paparannya, Prof. Yusuf menekankan peran strategis pangan sebagai isu yang senantiasa memerlukan perhatian, khususnya dari kalangan akademisi dan peneliti. "Berbagai permasalahan terkait pangan membutuhkan solusi terpadu dan inovatif," imbuhnya.
Ir. Dyah Lukisari MSi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, serta Dr-Ing Ir. Paryanto ST MT IPM ASEAN Eng, Dosen Departemen Teknik Mesin Universitas Diponegoro Semarang, juga turut memberikan kontribusi berharga melalui perspektif dan pengalaman mereka.
Dengan mengangkat isu-isu terkini seputar ketahanan pangan, SENS 8 diinisiasi sebagai langkah konkret dalam merespons tantangan yang dihadapi sektor pertanian dan pangan.
Perubahan iklim, pertumbuhan populasi, dan perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi dinamika yang perlu diantisipasi melalui inovasi teknologi.
Baca Juga: Bawaslu Akan Minta Keterangan Pj Gubernur Jateng Soal Video Viral Dirinya Bersama Capres Prabowo
Ketahanan pangan menjadi isu krusial yang membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga pelaku industri.
Seminar ini menjadi langkah awal untuk merangkul keberlanjutan dalam ketahanan pangan melalui penerapan teknologi yang cerdas dan berkelanjutan.
Melalui diskusi ini, diharapkan muncul gagasan-gagasan revolusioner yang dapat membawa perubahan positif dalam memastikan ketersediaan pangan bagi generasi mendatang.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Apakah Besok Senin 24 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama Maulud Nabi? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 4Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 5Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 8Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 9Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 10Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta









