Fatah Rosihan Sampaikan Pentingnya Menumbuhkan Pemikiran Postif Untuk Membentuk Mental Kuat

AKURAT.CO SEMARANG - Ketua Himma Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Jawa Tengah, Fatah Rosihan menyampaikan pentingnya belajar kemandirian sekaligus kepemimpinan dalam kegiatan yang digelar Ikatan Mahasiswa Purwodadi Grobogan (IMPG) di Yayasan Pembina Mahasiswa Islam (YPMI) Ngaliyan pada Sabtu (23/9/2023).
Menurur Calon Legislatif Provinsi Jateng Daerah Pemilihan V yang meliputi Blora dan Grobogan ini, kemandirian adalah pelajaran dasar untuk membentuk mental pemimpin.
"Bagaimana mau jadi pemimpin kalau belum memiliki kemandirian," ujar Fatah saat memberi materi di hadapan ratusan mahasiswa asal kabupaten Grobogan.
Politisi PKB ini memang terkenal sebagai pengusaha sukses. Sebelum terjun ke dunia politik.
Fatah sudah menggeluti dunia usaha seperti penyuplai air bersih untuk rumah tangga, penyedia peralatan mesin air isi ulang, kemudian usaha di bidang properti seperti perumahan, apartemen, dan rumah kos.
Baca Juga: Doa Pedagang Pasar Darmo Surabaya untuk Ganjar
Fatah juga pernah menggeluti usaha jual beli dan servis komputer.
Selain sebagai pengusaha, Fatah juga seorang akademisi dengan menjadi dosen terbang di UIN Walisongo Semarang.
Selain itu, dari jalur istrinya, Fatah juga merupakan bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Matholi'ul Falah (Matolek) Margoyoso Kabupaten Pati.
Pondok Pesantren Matholi'ul Falah merupakan lembaga pendidikan yang didirikan oleh pejuang kemerdekaan, KH Mahfudz.
Baca Juga: Pesisir Bedono Demak Potensi Budidaya Kerang Hijau, Begini Alasannya
Pondok Pesantren ini juga pernah diasuh tokoh penting yang menjadi ulama rujukan nusantara yang melahirkan mahakarya Fiqih Sosial, dia adalah Al-Maghfurlah KH Sahal Maffudz yang pernah lama menjadi Rois Suriyah PBNU.
Sederet rekam jejak Fatah menjadikan dirinya diharapkan oleh masyarakat untuk memberikan manfaat yang lebih besar melalui jalur politik.
Dalam materi kepemimpinan IMPG ini, Fatah memberikan poin penting dalam membentuk kemandirian.
Baca Juga: Berikut 6 Jenis AI yang Mulai Banyak Digunakan Manusia Buat Berbagai Keperluan
Dia menekankan kepada mahasiswa agar tidak takut menghadapi cobaan, tetap optimis dan berpikir positif.
"Terus berpikir positif dan tawakal. Itu kunci untuk membentuk mental," ujarnya.
Fatah memberikan tips kepada mahasiswa agar terus berkumpul dengan orang-orang berpengalaman dan berpikiran positif.
Baca Juga: Ingin Menjaga Baterai Health Iphone Agar Bertahan Lama, Coba Ikuti 6 Tips Ini
Menurut Fatah, pemikiran positif tidak bisa lahir dengan sendirinya.
Dia menegaskan pikiran positif harus dilatih dengan mencari mentor atau teman yang juga berpikiran positif.
"Nggak bisa dong kita menumbuhkan pemikiran positif kalau teman-teman atau lingkungan kita orangnya pemalas dan toksik," pungkasnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






