Jateng

6 Spot Kuliner Legendaris Wajib di Semarang untuk Isi Perut Saat Macet Pantura

Theo Adi Pratama | 24 Maret 2026, 13:53 WIB
6 Spot Kuliner Legendaris Wajib di Semarang untuk Isi Perut Saat Macet Pantura
Nasi Gandul Pak Memet

JATENG.AKURAT.CO, Jalur Pantura atau Pantai Utara Jawa menjadi salah satu lintasan utama pemudik yang menghubungkan Banten, Jakarta, hingga Jawa Timur setiap musim mudik Lebaran. Tak jarang, perjalanan panjang disertai kemacetan membuat tenaga dan perut keroncongan.

Bagi yang melintasi Kota Semarang, ada kabar baik. Ibu Kota Jawa Tengah ini menyimpan deretan kuliner legendaris yang tak hanya lezat, tetapi juga menjadi tempat istirahat ideal untuk mengisi ulang tenaga sebelum melanjutkan perjalanan.

Dari nasi gandul berkuah gurih hingga mangut belut pedas menggugah selera, semuanya menanti untuk disantap.

Bagi pemudik yang ingin berhenti sejenak sambil menikmati kelezatan kuliner khas Semarang, berikut adalah enam rekomendasi tempat makan yang sudah terbukti kelezatannya dan tak pernah sepi pengunjung.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Kuliner Malam Purwokerto yang Selalu Ramai Pembeli, dari Sega Gemblung hingga Lumpia Bom

1. Nasi Gandul Pak Memet: Gurih Manis yang Meleleh di Lidah

Berlokasi di Jalan Dokter Cipto, Nasi Gandul Pak Memet menjadi primadona bagi pencinta kuliner berkuah. Warung ini nyaris tak pernah sepi dari pengunjung.

Begitu duduk, wangi kuah yang disiram di atas daun pisang langsung menyambut.

Seporsi nasi gandul di sini disajikan dengan lauk daging sapi atau aneka jeroan dengan potongan besar.

Kuah cokelatnya terasa gurih manis, medok, dan meresap hingga ke serat daging yang empuk. Harga merakyat, hanya sekitar Rp20.000 per porsi.

  • Lokasi: Jalan Dokter Cipto No.12, Bugangan, Kec. Semarang Tim., Kota Semarang, Jawa Tengah

2. Nasi Ayam Bu Wido: Gurih Santan dengan Aneka Isian

Nasi Ayam Bu Wido di Jalan Melati Selatan bukan sekadar nasi ayam biasa.

Disajikan dengan pincuk daun pisang, isiannya melimpah: ayam suwir, tahu bacem coklat pekat, krecek, dan siraman sayur labu dengan kuah kuning.

Kuah kuning memberikan sensasi gurih santan yang ringan namun nampol.

Krecek kenyal pedas berpadu dengan tahu bacem manis legit, sementara ayam suwir lembut. Harga mulai Rp15.000 saja.

  • Lokasi: Jl. Melati Selatan, Brumbungan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah

3. Tahu Gimbal Lumayan Pak Man: Kriuk Renyah dengan Bumbu Kacang Petis

Di Jalan Plampitan, Tahu Gimbal Lumayan Pak Man menyajikan tahu gimbal dengan porsi melimpah.

Ada potongan tahu goreng, lontong empuk, gimbal udang super renyah, dan irisan kol segar.

Rahasianya ada pada bumbu kacang yang dicampur petis udang, menghasilkan rasa kentel, gurih, dan wangi khas laut.

Gimbal udang masih kriuk saat digigit. Harga mulai Rp25.000.

  • Lokasi: Jl. Plampitan No.54, Bangunharjo, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah

4. Mangut Belut Hajah Nasimah: Pedas Gurih Warisan Sejak 1978

Warung Mangut Belut Hajah Nasimah di Jalan Menoreh Raya sudah berdiri sejak 1978, menjadi tempat legendaris bagi pecinta pedas.

Mangut belut—mirip gulai dengan kuah encer kekuningan—disajikan dengan belut yang digoreng terlebih dahulu, menghasilkan tekstur luar garing dan dalam lembut.

Kuahnya pedas nendang dengan gurih rempah yang kuat. Selain belut, tersedia juga mangut ikan pari, ikan manyung, hingga garang asem. Harga mulai Rp25.000.

  • Lokasi: Jl. Menoreh Raya No.10B, Sampangan, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah

5. Kepala Manyung Bu Fat: Ikan Asap dengan Kuah Mangut Pedas

Kepala Manyung Bu Fat menjadi surga bagi pencinta seafood pedas. Usaha ini telah berjalan sejak 1969.

Konsep prasmanan memungkinkan pengunjung memilih lauk sesuai selera.

Menu andalan adalah kepala ikan manyung asap bumbu mangut. Kepala ikan berukuran besar, daging di sela-sela tulang super lembut dengan wangi smokey dari proses pengasapan.

Disiram kuah mangut pedas brutal, rasanya meledak di mulut. Harga mulai Rp30.000.

  • Lokasi: Jl. Ariloka No.44, Krobokan, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah

6. Ayam Goreng Suharti Krapyak: Kremesan Melimpah dan Daging Empuk

Bagi pemudik yang mencari opsi ayam goreng, Ayam Goreng Suharti Krapyak di Jalan Siliwangi menjadi pilihan tepat.

Mudah dijangkau dari jalur Pantura. Ciri khasnya adalah kremesan yang melimpah ruah dan daging ayam yang begitu empuk hingga lepas dari tulang saat digigit.

Gurih asin pas, bumbu meresap hingga ke tulang. Disantap dengan sambal terasi pedas manis dan nasi panas, rasanya simpel namun luar biasa. Harga mulai Rp30.000.

  • Lokasi: Jl. Siliwangi No.576, Purwoyoso, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah

Tips Kulineran di Semarang Saat Mudik

  1. Atur waktu perjalanan – Tempat-tempat legendaris biasanya ramai, terutama saat jam makan siang dan sore. Datang lebih awal untuk menghindari antrean.

  2. Bawa uang tunai – Meski beberapa tempat mulai menerima pembayaran digital, masih banyak pedagang yang hanya menerima uang tunai.

  3. Siapkan perut kosong – Porsi yang disajikan cukup besar, terutama nasi gandul dan kepala manyung. Pastikan datang dalam keadaan lapar.

  4. Manfaatkan rest area – Beberapa lokasi memiliki area parkir luas, cocok untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

FAQ Seputar Kuliner Semarang

Q: Apakah semua tempat ini buka saat hari raya?
A: Sebagian besar buka, namun ada yang libur di hari pertama Lebaran. Sebaiknya cek melalui media sosial masing-masing tempat.

Q: Berapa budget untuk mencoba semua kuliner?
A: Dengan Rp100.000–Rp150.000, Anda sudah bisa mencicipi beberapa menu andalan di tempat-tempat tersebut.

Q: Apakah ada menu yang cocok untuk anak-anak?
A: Nasi Ayam Bu Wido dan Ayam Goreng Suharti cocok untuk anak-anak karena tidak terlalu pedas.

Q: Apakah tersedia tempat parkir luas?
A: Sebagian besar memiliki lahan parkir yang cukup, terutama Ayam Goreng Suharti dan Tahu Gimbal Pak Man.

Q: Apakah kuliner ini bisa dibawa pulang?
A: Sebagian besar tempat menyediakan layanan take away, namun rasa terbaik dinikmati langsung di tempat.

Perjalanan mudik yang panjang dan melelahkan akan terbayar lunas dengan singgah di tempat-tempat kuliner legendaris ini.

Semarang tak hanya menjadi kota persinggahan, tetapi juga destinasi wisata kuliner yang patut dinikmati. Selamat menikmati perjalanan dan selamat mencicipi kelezatan kuliner khas Semarang!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.