Jateng

Kuliner Langka Warisan Banten: Nasi Bakar Sumsum, Hadir dari Kisah Pedagang Daging di Tahun 1940-an!

Theo Adi Pratama | 18 September 2025, 13:00 WIB
Kuliner Langka Warisan Banten: Nasi Bakar Sumsum, Hadir dari Kisah Pedagang Daging di Tahun 1940-an!

JATENG.AKURAT.CO, Kalau bicara soal Banten, mungkin yang langsung terbayang adalah Pantai Anyer atau Ujung Kulon.

Tapi, tahukah kamu ada satu kuliner legendaris dari ibu kota Banten, Serang, yang rasanya bikin ketagihan?

Namanya Nasi Bakar Sumsum, sebuah hidangan sederhana yang menyimpan kisah unik sejak tahun 1940-an.

Berawal dari Sisa Tulang yang Disulap Jadi Mahakarya

Kisah Nasi Bakar Sumsum bermula dari seorang pedagang daging di Banten. Ia merasa sayang jika harus membuang sisa-sisa tulang dari dagangannya.

Ide cemerlang muncul dari sang istri yang melihat potensi sumsum di dalam tulang-tulang itu.

Ia mencampurkan sumsum yang dimasak dengan bumbu halus ke dalam nasi, membungkusnya dengan daun pisang, lalu membakarnya di atas bara api.

Awalnya, hidangan ini hanya dikonsumsi untuk keluarga, namun kelezatannya dengan cepat menyebar ke tetangga-tetangga.

Melihat antusiasme tersebut, sang istri mulai menjajakan Nasi Bakar Sumsum buatannya di Kota Serang.

Tak disangka, hidangan ini mendapat sambutan luar biasa dan langsung menjadi terkenal. Sejak saat itulah, Nasi Bakar Sumsum menjadi ikon kuliner Serang.

Resep Sederhana dengan Rasa Autentik

Nasi Bakar Sumsum memiliki cita rasa gurih dan lezat yang khas.

Rahasianya terletak pada penggunaan sumsum tulang sapi atau kerbau yang memberikan sensasi umami kaya.

Selain enak, sumsum tulang juga kaya akan manfaat, mulai dari meningkatkan kekebalan tubuh, baik untuk pertumbuhan, hingga menjaga kesehatan kulit.

Bumbu yang digunakan pun cukup sederhana namun menghasilkan rasa yang autentik:

  • Untuk Nasi: Nasi, serai, daun jeruk, cabai, garam, dan kemangi.
  • Untuk Sumsum: Bumbu halus dari bawang putih, bawang merah, cabai, dan lada.

Proses pembuatannya pun terbilang unik. Nasi dimasak dengan rempah-rempah, lalu dicampur dengan sumsum yang sudah diolah.

Campuran ini kemudian dibungkus daun pisang dan dipanggang hingga harum. Hasilnya adalah nasi bakar dengan tekstur unik dan isian sumsum yang lembut.

Beberapa penjual juga menyajikan Nasi Bakar Sumsum dengan lauk pendamping yang beragam, seperti sate sapi, kerbau, lidah sapi, telur asin, hingga otak-otak, menjadikannya hidangan lengkap yang sangat memuaskan.

Kedai Legendaris di Serang yang Wajib Dikunjungi

Jika kamu berada di Serang, ada beberapa kedai Nasi Bakar Sumsum legendaris yang patut dicoba:

Nasi Bakar Sumsum Mang Puri: Sudah berdiri puluhan tahun dan kini dijalankan oleh generasi keempat.

Kedai ini menggunakan sumsum kerbau yang terkenal lebih padat dan tidak menyusut saat dimasak, menghasilkan aroma harum yang khas.

Nasi Bakar Sumsum Pisang Mas: Berlokasi di perempatan lampu merah Pisang Mas, kedai ini juga menyuguhkan kuliner khas Banten lainnya.

Nasi Bakar Sumsum Bang Willy: Terkenal dengan aroma wangi dan rasa gurihnya, kedai ini mudah ditemukan di Pasar Lama Serang.

Nasi Bakar Sumsum adalah bukti nyata bahwa kuliner legendaris bisa lahir dari kesederhanaan dan kreativitas.

Tidak hanya memanjakan lidah, hidangan ini juga mengajak kita mengenang sejarah kuliner Banten yang kaya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.