Musim Hujan Tapi Tetap Ingin Piknik? Sebaiknya Hindari Tempat Wisata Seperti Ini, Ya...

JATENG.AKURAT.CO, Saat cuaca hujan, sebaiknya hindari tempat wisata yang seperti berikut.
Musim hujan tapi ingin piknik? Bisa saja. Namun sebaiknya hindari objek wisata tertentu ketika musim hujan.
Saat ini sebagian besar wilayah di Indonesia sudah masuk musim penghujan.
Bahkan intensitas hujannya ada yang tinggi disertai angin kencang hingga petir.
Meski ada di musim penghujan, tidak menghalangi sebagian orang untuk berwisata atau piknik.
Meskipun tidak sedikit yang memilih mengurungkan niat untuk piknik karena hujan.
Hujan tentu bukan jadi penghalang untuk berwisata. Namun, sebaiknya hindari tempat wisata seperti berikut agar piknikmu tetap menyenangkan.
- Air Terjun
Air terjun masuk ke rekomendasi pertama, karena ketika musim hujan bisa saja terjadi banjir bandang dari atas.
Jadi ketika kita sedang bermain di bawah, kita tidak tahu apa yang terjadi di atas.
Pengelola wisata air terjun yang paham SOP, pasti juga akan membatasi jumlah pengunjung yang masuk. Atau ada larangan untuk tidak mendekat ke sungai.
- Hutan
Hutan identik dengan pohon yang besar dan tinggi. Jika hujannya disertai angin kencang, maka pohonnya bisa roboh. Bahkan tidak menutup kemungkinan terkena petir.
- Puncak atau Gunung
Musim hujan hindari berwisata ke puncak atau gunung. Karena akan rawan longsor dan juga bisa tertimpa pohon.
Ditambah suhunya yang dingin akan meningkatkan resiko hipotermia. Kabut tebal juga memiliki resiko untuk tersesat dan itu bahaya sekali untuk keselamatan.
- Wisata Outdoor
Sebagian besar objek wisata luar ruang atau outdoor akan ditutup sementara ketika musim hujan. Jika sudah terlanjur sampai lokasi, tentu tidak bisa menikmati wisata.
Kalau turun hujannya hanya sebentar, mungkin bisa menunggu sambil menikmati kuliner.
Tapi kalau hujan berlangsung lama dan deras, maka tidak bisa menikmati wisatanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









