Jateng

Yuk Cobain Turuk Bintul, Jajanan Jadul Khas dari Jepara yang Namanya Bikin Pikiran Kemana-mana

Theo Adi Pratama | 11 November 2024, 19:27 WIB
Yuk Cobain Turuk Bintul, Jajanan Jadul Khas dari Jepara yang Namanya Bikin Pikiran Kemana-mana

JATENG.AKURAT.CO, Kabupaten Jepara mempunyai satu kuliner khas lokal dengan nama yang unik dan agak aneh. 

Sekilas namanya memang agak lain dan agak tabu. Jajanan tradisional yang masih dilestarikan itu bernama “Turuk Bintul”. 

Baca Juga: Sate Kere, Salah Satu Kuliner Unik dan Khas yang Ada di Kota Solo

Meskipun namanya terkesan jorok, makanan tradisional Turuk Bintul sudah familiar bagi masyarakat Jepara.

Seiring berjalannya waktu, pembuat kuliner lejen ini tinggal segelintir saja.

Beberapa di antara penjual yang masih eksis membuat kuliner Turuk Bintul ada di desa Kedungsarimulyo, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. Makanan ini bisa anda jumpai di Pasar Tradisional Welahan.

Menurut beberapa warga, nama kuliner Turuk Bintul sudah ada sejak dulu. Dia menyebut, namanya memang terdengar jorok, namun rasanya legit dan gurih.

Dalam istilah Jawa, kata Turuk mempunyai arti alat kelamin perempuan.

Baca Juga: Jelajah Kuliner Jateng: Nikmati Sedapnya Harjo Bestik, Salah Satu Top Kuliner Malam yang Ada di Kota Solo.

Sedangkan bintul bermakna bercak atau bekas tonjolan yang ada pada kulit manusia.

Meskipun memiliki nama yang unik dan tabu, makanan khas Kabupaten Jepara memiliki cita rasa yang gurih.

Memang tidak mengetahui secara pasti asal muasal penyebutan istilah kuliner ini di Jepara. Namun nama itu sudah ada dan disebutkan oleh para penjualnya secara turun temurun. 

Untuk membuat Turuk Bintul, proses pembuatannya terbilang mudah. Makanan ini terbuat dari beras ketan dan kacang tolo yang kemudian dicuci dan dimasak secara bersamaan.

Ketan dan kacang tolo dimasak setengah matang, kemudian diguyur menggunakan santan hingga menyatu. 

Penyajiannya, masih menggunakan cara yang tradisional. Turuk Bintul dibungkus dengan daun pisang, di atasnya dibubuhi taburan parutan kelapa untuk menambah rasa supaya tidak hambar.

Makanan ini harganya juga sangat murah, sebungkung hanya dibanderol dengan Rp3.000.

Baca Juga: Jatim Vibes! Gugah Selera Nusantara: 14 Jenis Kuliner Jawa Timur Resmi yang Jadi Warisan Budaya Tak Benda!

Selain Turuk Bintul, biasanya para penjual juga menjajakan kuliner tradisional lainnya, seperti cetot, gethuk, gendar dan lainnya.

Menurut beberapa warga setempat, Turuk Bintul mempunyai rasa yang cukup enak dan gurih.

Harapannya kuliner khas Jepara ini tetap dilestarikan..di Pasar Welahan hanya tinggal beberapa orang pedagang saja yang masih berjualan Turuk Bintul. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.