4 Fakta Menarik Gunung Kukusan di Magelang, Dilengkapi juga Info Rute Menuju Lokasi Titik Pendakian

JATENG.AKURAT.CO, 4 Fakta Menarik Gunung Kukusan di Magelang, Dilengkapi juga Info Rute Menuju Lokasi Titik Pendakian.
Gunung Kukusan merupakan salah satu puncak di deretan perbukitan menorah yang terbentang di wilayah Kabupaten Magelang.
Gunung kukusan ini secara administratif masuk dalam tiga kabupaten yaitu Kulon progo, Magelang dan Purworejo. Gunung Kukusan memiliki ketinggian 800 mdpl.
Gunung Kukusan disebut-sebut merupakan salah satu tempat terbaik melihat matahari terbit di Kabupaten Magelang.
Bagi para pemburu sunrise pasti sudah memasukkan Gunung kukusan ini di daftar tempat yang harus mereka kunjungi.
Berikut 5 fakta menarik tentang Gunung Kukusan yang berada di Kabupaten Magelang.
- Jadi Satu Area dengan Kebun Teh Nglinggo
Untuk diketahui, perbukitan ini masih menjadi satu dengan area Kebun Teh Nglinggo di Kulon Progo.
Menurut cerita turun temurun yang dipercaya masyarakat setempat, dahulu ada tiga orang prajurit pengikut Pangeran Diponegoro yang menyusun strategi tak jauh dari kawasan Desa Nglinggo.
Tiga prajurit tersebut adalah Ki Linggo Manik, Ki Dalem Tanu, serta Ki Gagak Roban.
Untuk mengenang para prajurit itu, nama Ki Linggo Manik yang dianggap sebagai pemimpin, diabadikan menjadi nama sebuah desa.
Lokasi ini sekarang telah menjadi kawasan wisata dengan pemandangan bagus.
Salah satu pemandangan itu dapat pengunjung saksikan di kawasan kebun teh, di ujung barat pedukuhan Nglinggo yang kemudian lebih populer disebut Kebun Teh Nglinggo.
- Ketinggiannya Hanya 800 Mdpl Cocok Buat Trekking
Gunung Kukusan memiliki ketinggian yang tidak terlalu tinggi, yakni hanya 800 mdpl. Nyatanya ketinggian tersebut sudah cukup membuat anda untuk kegiatan trekking.
Namun Anda perlu trekking menaiki beberapa anak tangga sampai puncaknya. Jaraknya kurang lebih 200 meter dengan medan jalan setapak dan sedikit berpasir.
Pendakian normal bisa ditempuh selama 10 hingga 20 menit. Sepanjang perjalanan Anda akan disuguhi indahnya pemandangan kebun teh di pagi hari.
- Terdapat Makam Keramat di Puncaknya
Terdapat batu yang mirip dengan batu nisan di puncak kendeng dipercaya sebagai penanda makam keramat dari pangeran kendeng.
Puncak dempok yang berada lebih rendah lebih banyak dipilih lantaran terdapat kursi dari bambu yang dapat digunakan untuk istirahat sambil menikmati pemandangan yang tampak.
Baca Juga: Asyik Buat Malam Mingguan, Ini 7 Rekomendasi Kuliner Malam Enak di Kota Solo
- Gunung Kukusan Punya 2 Puncak
Gunung ini memiliki dua puncak, yaitu puncak kendeng dan puncak dempok.
Keduanya memiliki ketinggian yang berbeda. Puncak kendeng memiliki ketinggian yang lebih dibanding puncak dempok.
Menurut mitos, nama puncak kendeng diambil dari nama bayi yang dikubur di puncaknya yaitu pangeran kendeng. Pangeran kendeng dipercaya memiliki hubungan yang erat dengan pangeran diponegoro.
Berikut Rute Menuju Lokasi Awal Pendakian Gunung Kukusan
Menuju lokasi ini sebaiknya Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi ke arah Kebun Teh Nglinggo.
Untuk menuju kesana bisa ditempuh melalui Yogyakarta maupun Magelang.
Para wisatawan bermobil maupun sepeda motor biasanya memilih jalur Yogyakarta, sebab lebih mudah sampai di puncak Kukusan.
Sedangkan bagi yang menyukai tantangan olahraga trekking dapat melalui Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang Jawa Tengah.
Kalau Anda berangkat dari Kota Yogyakarta menggunakan moda transportasi bis, bisa naik bis jurusan Terminal Wates dan turun di sana, lalu mencari ojek menuju arah Kebun Teh Nglinggo.
Untuk Anda yang naik kereta, bisa turun di Stasiun Wates lalu mencari ojek untuk menuju arah Kebun Teh Nglinggo.
Untuk menikmati keindahan sunrise berlatarkan 4 gunung ini kamu perlu menyiapkan uang sebesar RP3.000 per orang. tiket masuk Desa Wisata Nglinggo, dan Rp2.000 per orang untuk tiket naik Gunung Kukusan.
Itulah ulasan menarik 4 Fakta Tentang Gunung Kukusan yang berada di Kabupaten Magelang. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










