Misteri Dibalik Petilasan Watu Ombo: Jejak Peninggalan Kerajaan Majapahit dan Mitos Spiritual

AKURAT.CO Misteri, Situs Petilasan Watu Ombo, yang terletak di Desa Kliterejo, Kecamatan Sooko, Mojokerto, menjadi bagian penting dari warisan sejarah Kerajaan Majapahit di era pemerintahan Tribhuwana Wijayatunggadewi, penguasa ketiga Majapahit.
Tribhuwana memerintah dari tahun 1328 hingga 1351, mengambil alih setelah kematian Jayanegara atau Kalagemet.
Sebagai seorang ratu Majapahit, Tribhuwana membuat keputusan penting yang berpengaruh besar terhadap kebesaran kerajaan.
Baca Juga: Misteri yang Menyelubungi Danau Segara Anak: Pusat Spiritual di Pelukan Gunung Rinjani
Salah satu keputusan tersebut adalah pengangkatan Gajah Mada sebagai Mahapatih Majapahit pada tahun 1334.
Gajah Mada kemudian mengucapkan Sumpah Amukti Palapa yang menjadi legenda, di mana ia bersumpah untuk menyatukan wilayah-wilayah Nusantara di bawah naungan Majapahit.
Menurut Muhammad Zainuri, juru kunci Petilasan Watun Ombo, situs ini menyimpan mitos yang kuat di masyarakat.
Baca Juga: Misteri Gunung Jayawijaya: Puncak Tertinggi Indonesia yang Dipenuhi Keunikan dan Mitos
Dipercaya bahwa berdoa di tempat tersebut bisa membuat keinginan seseorang terkabul.
Hal ini karena lokasi tersebut dulunya merupakan tempat bersemedi Ratu Tribhuwana.
Selain itu, Resi Maudara, yang merupakan ayah dari Damar Wulan, juga melakukan meditasi di tempat ini.
Baca Juga: Misteri Danau Ranu Regulo: Ada Sosok Ghaib Penuh Mistis Dibaik Keindahan Puncak Semeru
Zainuri menjelaskan bahwa kebanyakan pengunjung situs berasal dari Bali, karena adanya kesamaan keyakinan.
Mereka datang dengan berbagai tujuan, mulai dari berdoa agar segera mendapatkan jodoh, mencari obat-obatan, hingga mencari keberuntungan dalam pangkat atau jabatan.
Pengunjung juga sering menggelar bancakan di tempat ini sebagai bentuk penghormatan dan syukur.
Petilasan Watu Ombo tidak hanya menjadi saksi bisu dari masa kejayaan Kerajaan Majapahit, tetapi juga menjadi tempat spiritual bagi masyarakat yang datang untuk berdoa dan memohon keberkahan.
Dengan mitos dan legenda yang mengelilinginya, situs ini terus memikat perhatian orang-orang yang ingin merasakan aura magis dan sejarah yang terkandung di dalamnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










