Perjalanan Klenteng Poncowinatan Yogyakarta: Keindahan Arsitektur, Sejarah, dan Kegiatan Keagamaan

AKURAT.CO Sejarah, Klenteng Kwan Tee Kiong atau yang lebih dikenal sebagai Klenteng Poncowinatan, merupakan klenteng tertua di Yogyakarta.
Terletak tidak jauh dari kawasan Tugu Yogyakarta, tepatnya di Jalan Poncowinatan Nomor 11 Yogyakarta, klenteng ini telah menjadi simbol keharmonisan budaya Jawa dan Tionghoa di kota ini.
Baca Juga: Sejarah Klenteng Hong San Kiong: Warisan Bersejarah dan Keberagaman Kota Jombang
Arsitektur Indah dan Sejarah yang Mendalam
Bangunan Klenteng Poncowinatan tidak hanya memancarkan keindahan arsitektur, tetapi juga menyimpan nilai sejarah yang tinggi.
Dibangun pada tahun 1879 di atas tanah hibah dari Sri Sultan Hamengku Buwono VII kepada masyarakat Tionghoa, klenteng ini menghadap ke arah selatan untuk menghormati Keraton Yogyakarta.
Klenteng Poncowinatan, juga dikenal sebagai Klenteng Poncowinatan, kini dikelola oleh Yayasan Bhakti Loka dan telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya (BCB) Kota Yogyakarta berdasarkan Permenbudpar RI No. PM.07/PW.007/MKP/2010.
Bangunan dan Fasilitas Klenteng
Bangunan klenteng berbentuk persegi panjang dengan dinding batu bata, tiang, dan plafon dari kayu jati.
Atapnya terbuat dari genteng, dengan sudut melengkung ke atas dan hiasan patung naga yang menghiasi atapnya.
Klenteng Poncowinatan terbagi menjadi beberapa ruangan, termasuk ruangan suci utama yang menjadi pusatnya.
Di dalamnya terdapat patung Kwan Tie Koen (Dewa Keadilan), bedug, lonceng, dan perlengkapan ibadah lainnya.
Klenteng ini juga memiliki 18 altar atau tempat doa yang terbuka untuk umum.
Baca Juga: Mengungkap Keindahan Arsitektur dan Sejarah Perjalanan Klenteng Seng Hong Bio di Singaraja, Bali
Pendidikan di Klenteng
Selain sebagai tempat ibadah, Klenteng Poncowinatan juga memiliki fasilitas pendidikan.
Sekolah Dasar Tionghoa modern pertama, Sekolah Tiong Hoa Hak Tong, didirikan pada tahun 1907 oleh Perserikatan Orang Tionghoa, Tiong Hoa Hwee Koan (THHK).
Bangunan sekolah ini, yang saat ini digunakan sebagai Sekolah Budya Wacana, berada di sebelah barat klenteng.
Kegiatan Keagamaan dan Wisata Religi
Meskipun bukan destinasi wisata resmi, Klenteng Poncowinatan tetap menerima kunjungan wisatawan yang ingin mempelajari sejarah dan budaya.
Pengunjung diharapkan untuk menjaga sikap dan perilaku agar tidak mengganggu suasana sakral di kawasan klenteng, terutama saat umat tengah beribadah.
Baca Juga: Mengungkap Sejarah dan Arsitektur Khas dari Klenteng Ban Hin Kiong di Pecinan, Manado
Upacara keagamaan diadakan pada perayaan HUT Klenteng Poncowinatan, yang jatuh pada tanggal 24 bulan ke-6, dan perayaan Tahun Baru Imlek.
Ibadah rutin dilakukan setiap tanggal 1 dan 15 setiap bulan. Jam operasional Klenteng Poncowinatan untuk umum adalah pukul 07.30 - 16.00 WIB.
Klenteng Poncowinatan Yogyakarta tetap menjadi tempat yang menarik untuk menjelajahi harmoni antara budaya Jawa dan Tionghoa, sekaligus meresapi nilai-nilai sejarah dan keagamaan yang kental di setiap sudutnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










