Berkunjung dan Berlibur ke Tulungagung, Coba Mampir dan Cicipi 4 Makanan Khas Kota Marmer Ini

AKURAT.CO, Makanan khas Tulungagung merupakan bukti kekayaan kuliner Indonesia.
Sebagai salah satu kabupaten Jawa Timur, Anda dapat menemukan berbagai jenis makanan di Tulungagung.
Hampir semua warung pinggir jalan, bahkan restoran, menawarkan makanan tradisional dengan rasa nikmat dan sedap.
Tulungagung juga terkenal karena memiliki banyak pilihan wisata, termasuk wisata religius, alam, dan bahkan pendidikan.
Baca Juga: Dari Restoran Kini Jadi Bar & Resto, Ini Keunggulan Nbistro Yang Berada di Jalan Raung No 9 Semarang
Dengan demikian, banyak pilihan kuliner yang dapat membantu Anda menikmati destinasi wisata Anda.
Kabupaten yang diberi julukan "Kota Marmer" ini memiliki makanan yang murah dan terbuat dari bahan sederhana.
Meskipun demikian, rasanya mungkin tidak sebanding dengan yang ditawarkan di tempat lain.
Berikut ulasannya:
Baca Juga: Berikut 4 Rekomendasi Cafe di Lembang Bandung dengan Pemandangan Indah Buat Nongkrong
Rujak Cingur Tulungagung
Makanan khas Tulungagung pertama adalah Rujak Cingur.
Jika Anda berpikir bahwa rujak adalah termasuk makanan khas Madura, maka Anda tidak salah.
Rujak juga dapat ditemukan di banyak tempat lain, termasuk Tulungagung.
Makanan ini memiliki dua petis: petis manis dan petis gurih.
Bumbunya yang menggunakan kacang tanah juga membedakannya.
Seperti namanya, pelengkap utamanya adalah cingur, atau hidung sapi.
Ayam Lodho
Ayam Lodho adalah makanan khas yang mirip dengan opor karena bahan utama kuahnya adalah santan kelapa.
Santan dibumbui dengan bumbu pilihan dan dimasak seperti biasa, lalu ayam dimasukkan dan direbus bersama santan hingga mengental.
Ayam Lodho dan Opor berbeda dalam satu hal. Ayam yang telah matang dan dipanggang sebelumnya telah diproses sebelum dimasak bersama santan.
Proses ini meningkatkan rasanya, dengan rasa gurih yang mendominasi.
Dengan nasi hangat dan sambal pedas, makanan ini semakin enak.
Baca Juga: Berikut Rekomendasi 4 Cafe Aesthetic dan Murah yang Ada di Siantar, Berkonsep Modern Sekali
Sompil
Saat Anda berada di Tulungagung, Anda juga harus menikmati Sompil.
Kuliner murah ini banyak ditemukan di pinggir jalan. Namun, ini tidak berarti rasanya tidak enak di lidah.
Rasa lontong, kuah lodeh, dan sambal pedas membuatnya sempurna.
Kuliner ini juga dilengkapi dengan toping koya yang terbuat dari kedelai atau serbuk.
Daun pisang digunakan untuk menyajikannya, yang dapat menambah citarasa semakin kuat.
Taoge dan kangkung adalah beberapa sayuran yang ada di sompil.
Baca Juga: Rekomendasi 4 Cafe Unik dan Instagramabe yang Banyak Berlokasi di Jalan Braga Bandung
Kepiting Sambal Ijo
Sesuai dengan namanya, kepiting sambal ijo adalah makanan yang enak dan lezat dengan dua bahan utama.
Kepiting dan cabai hijau bersama dengan berbagai rempah adalah bahan yang dimaksud.
Pada awalnya, kepiting dimasak terlebih dahulu, yaitu direbus.
Setelah itu, sambal dan rempah yang Anda pilih—bawang merah, bawang putih, dan tentu saja cabai hijau—disiramkan pada kepiting yang masih panas.
Rasa kepiting yang gurih dan manis dikombinasikan dengan sambal ijo terasa sempurna.
Itu dia empat makanan khas dari Tulungagung yang bisa Anda coba bila berkunjung.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










