Hebat, Guru Seni di Jepang Sulap Daun Kering jadi Karya Seni Karakter Anime

JATENG.AKURAT.CO, Seorang guru di Nara, Jepang berhasil membuat kagum warganet dengan menyulap daun kering yang berserakan menjadi karya seni yang unik.
Hirotaka Hamasaki, seorang guru seni sekaligus desainer grafis berhasil memanfaatkan daun-daun kering beraneka warna dan disusun menjadi berbagai bentuk karakter anime populer, seperti Pokemon hingga Winnie the Pooh.
Melansir dari akun@studentnesia, ide karakter yang dibuat oleh Hirotaka Hamasaki seringkali datang dari murid-muridnya sendiri, yang ikut terlibat dalam proses kreatif tersebut.
Karya dari Hirotaka pun menginspirasi banyak orang, dan membuktikan bahwa kreativitas bisa muncul dari bahan sederhana, bahkan dari sesuatu yang dianggap sampah.
Berikut adalah karya seni dari Hirotaka Hamasaki yang menggunakan daun kering.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 8Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 9Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










