Luar Biasa! Ini 10 Daftar Provinsi di Indonesia dengan Angka Depresi Tertinggi, Jawaranya Ternyata Jawa Barat!

JATENG.AKURAT.CO, Halo semuanya! Siapa sangka, di balik gemerlapnya kota-kota besar Indonesia, tersimpan angka depresi yang mengkhawatirkan.
Baru-baru ini, Kementerian Kesehatan merilis data mengejutkan tentang 10 provinsi dengan tingkat depresi tertinggi di Indonesia.
Dan yang lebih mencengangkan, Jawa Barat menduduki peringkat pertama!
Disclaimer: Semua data yang disampaikan berasal dari hasil survei Kementerian Kesehatan, yaitu Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023.
10 Provinsi dengan Tingkat Depresi Tertinggi di Indonesia:
Jawa Barat: 3,3%
Kalimantan Timur: 2,2%
Banten: 1,7%
Sulawesi Selatan: 1,7%
DKI Jakarta: 1,5%
DI Yogyakarta: 1,5%
Sulawesi Tengah: 1,5%
Sulawesi Utara: 1,4%
Nusa Tenggara Barat: 1,3%
Sumatera Utara: 1,2%
Apa Itu Depresi?
Depresi adalah gangguan suasana hati yang ditandai dengan perasaan sedih mendalam dan kehilangan minat pada hal-hal yang sebelumnya disukai.
Seseorang didiagnosis mengalami depresi jika merasakan kesedihan, putus asa, dan perasaan tidak berharga selama dua minggu berturut-turut.
Fakta Menarik:
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), depresi lebih sering dialami oleh perempuan (5,1%) daripada laki-laki (3,6%).
Prevalensi depresi di Indonesia tahun 2023 mencapai 1,4%.
Artinya, ada sekitar 1,4 orang dari 100 penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas yang mengalami depresi.
Mengapa Jawa Barat Peringkat Pertama?
Data ini tentu menimbulkan pertanyaan besar. Mengapa Jawa Barat, provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia, memiliki angka depresi tertinggi?
Faktor-faktor seperti tekanan ekonomi, masalah sosial, dan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan mental mungkin menjadi penyebabnya.
Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Depresi adalah masalah serius yang membutuhkan perhatian lebih. Berikut adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan:
- Meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental.
- Mendorong orang untuk mencari bantuan profesional jika mereka merasa depresi.
- Menciptakan lingkungan yang mendukung dan bebas stigma.
- Pemerintah harus meningkatkan akses layanan kesehatan mental.
Mari Kita Peduli!
Data ini adalah panggilan untuk bertindak. Mari kita lebih peduli terhadap kesehatan mental diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita.
Jangan ragu untuk mencari bantuan jika Anda merasa depresi. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










