Jangan Blunder! Kenali 3 Kalimat yang Tak Seharusnya Anda Ucapkan Saat Wawancara Kerja

JATENG.AKURAT.CO, Ada beberapa ucapan atau kalimat yang sebaiknya Anda hindari ketika sesi wawancara lowongan kerja.
Kalimat ini dinilai tidak efektif dan justru akan menjatuhkan nilai Anda.
Beberapa di antaranya bahkan dikategorikan sebagai tanda bahaya besar oleh Nolan Church, mantan perekrut atau Human Resources Development (HRD) di Google dan CEO perusahaan FairComp.
- 'Ada Masalah di Pekerjaan Saya yang Lama'
Jangan mengatakan hal negatif apa pun tentang orang yang pernah bekerja dengan Anda. Baik itu mantan kolega, manajer, atau perusahaan,
"apa pun yang mengalihkan kesalahan dari Anda ke orang lain, itu terdengar buruk, kata Church.
"Orang-orang yang ingin Anda ajak bekerja sama mengambil kepemilikan dan akuntabilitas penuh atas apa yang telah mereka lakukan di masa lalu," katanya.
Mengambil tanggung jawab menunjukkan bahwa Anda cukup rendah hati untuk mengakui bahwa Anda tidak sempurna dan bahwa Anda bersedia belajar dari kesalahan dan menjadi lebih baik.
"Anda ingin bekerja dengan orang-orang yang memiliki kesadaran diri untuk mengetahui kapan mereka salah dan memperbarui model mental mereka untuk memperbaikinya," katanya.
- 'Aku tidak tahu' atau ‘Aku tak Mengerti’
Terakhir, hindari menjawab pertanyaan dengan "Saya tidak tahu".
Ketika mendengarnya kalimat itu, Church berpikir, "oke, jadi, percakapan sudah selesai?
Anda tidak akan menyelesaikan masalah ini?" dia berkata.
Terutama jika berkaitan dengan generasi muda yang baru memulai karir.
Mungkin Anda tidak memiliki banyak pengalaman atau anekdot untuk dijadikan acuan dan memberikan contoh nyata tentang apa yang telah mampu Anda capai.
"Dalam skenario tersebut, tidak apa-apa untuk mengatakan, 'Saya tidak tahu, tapi inilah cara saya mencari tahu,'.
Lalu berikan beberapa contoh bagaimana Anda mengatasi masalah secara hipotesis untuk menunjukkan bahwa Anda proaktif dalam bergerak maju," kata dia.
- 'Saya Orangnya Pekerja Keras' atau 'Saya Ini Perfeksionis'
Pertama-tama, ketika pewawancara bertanya apa yang bisa Anda tingkatkan, jangan gunakan frasa yang membuat Anda terkesan berpikir tidak ada yang perlu dipelajari.
Ini bisa berupa ungkapan seperti "Saya bekerja terlalu keras" atau "Saya seorang perfeksionis," kata Church. Itu dibingkai sebagai kelemahan karakter, padahal sebenarnya itu adalah pujian.
Ketika Anda melakukannya, persepsinya adalah bahwa "Anda penuh dengan omong kosong," katanya. "Kamu tidak autentik."
HRD mungkin berpikir Anda tidak jujur tentang siapa diri Anda sebagai pribadi atau Anda benar-benar berpikir Anda tidak bisa menjadi lebih baik sebagai pekerja.
Ingat, "Saya tidak mempekerjakan Anda untuk menjadi sempurna," katanya. "Saya mempekerjakan Anda untuk berkembang bersama kami."
Daripada mengucapkan kalimat kosong ini, Church merekomendasikan untuk memberikan contoh kesalahan yang Anda buat
Apa yang Anda pelajari dari kesalahan tersebut, dan bagaimana Anda meningkatkannya di masa depan.
Pada akhirnya, jika anda mendapatkan pekerjaan tersebut, ingatlah bahwa perusahaan membayar anda untuk menyelesaikan suatu masalah.
Maka, dalam wawancara, anda harus membuktikan bahwa Anda bisa melakukan itu.
Itulah 3 Kalimat yang Tak Seharusnya Anda Ucapkan Saat Wawancara Kerja. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional









