Jateng

White Lady hingga Hantu Tanpa Kepala: Menelusuri 7 Lokasi Mistis Paling Seram di Filipina

Theo Adi Pratama | 30 Juni 2026, 21:53 WIB
White Lady hingga Hantu Tanpa Kepala: Menelusuri 7 Lokasi Mistis Paling Seram di Filipina
Bahay Na Pula (The Red House)

JATENG.AKURAT.CO, Filipina memang terkenal sebagai surga wisata dengan pantai eksotis, perbukitan hijau, dan budaya yang kaya.

Namun di balik keindahannya, negeri 7.641 pulau ini juga menyimpan sisi gelap yang tak kalah menarik—kumpulan tempat angker dengan sejarah kelam dan kisah mistis yang telah diwariskan turun-temurun.

Bagi para pemburu hantu atau wisatawan yang ingin merasakan sensasi berbeda, Filipina menawarkan deretan lokasi horor yang siap membuat bulu kuduk merinding.

Mulai dari jalanan yang dihantui sosok wanita berbaju putih hingga rumah sakit tua yang menjadi saksi bisu perang dan tragedi, setiap sudutnya menyimpan cerita yang tak terlupakan.

Menariknya, masyarakat Filipina justru sangat akrab dengan cerita-cerita horor ini, terutama saat perayaan Halloween tiba, di mana mereka rela mendatangi tempat-tempat angker untuk mendengar ratapan aneh dan menyaksikan kemunculan sosok misterius.

Berikut adalah 7 tempat paling angker di Filipina yang diyakini dihuni oleh arwah penasaran dan menyimpan sejarah kelam di setiap sudutnya.

1. Balete Drive: Rumah bagi Hantu Wanita Berbaju Putih

Balete Drive adalah jalan dua jalur di Quezon City yang menjadi salah satu lokasi paling terkenal di Filipina berkat kemunculan sosok wanita berkerudung putih yang kerap menghantui para pengguna jalan.

Suasana mencekam semakin terasa dengan deretan pepohonan besar di pinggir jalan yang menciptakan bayangan kelam, terutama di malam hari.

Menurut penuturan warga setempat, hantu wanita tersebut adalah seorang gadis yang meninggal akibat kecelakaan mobil di daerah itu.

Mereka meyakini bahwa arwahnya kini sedang mencari tumpangan untuk diantarkan pulang ke rumah.

Oleh karena itu, saran yang sering diberikan adalah jangan pernah melewati jalan ini sendirian, terutama pada larut malam.

Balete Drive menjadi salah satu contoh klasik dari legenda urban Filipina yang terus hidup dari generasi ke generasi.

2. Bahay na Pula (The Red House): Rumah Merah yang Menyimpan Jeritan Masa Lalu

Terletak di San Ildefonso, Provinsi Bulacan, Bahay na Pula atau "Rumah Merah" dapat dicapai dengan perjalanan sekitar dua jam dari Manila.

Rumah ini dulunya merupakan tempat penyekapan bagi para wanita pada masa pendudukan Jepang, di mana banyak dari mereka meninggal dunia akibat perlakuan kejam.

Banyak orang percaya bahwa warna merah pada rumah tersebut berasal dari darah para korban penyiksaan.

Saat malam tiba, dari dalam Bahay na Pula akan terdengar suara-suara yang mirip seperti ratapan dan jeritan yang tentu saja membuat bulu kuduk merinding.

Tak heran jika tempat ini menjadi surga bagi para pemburu hantu yang ingin merasakan sensasi mistis yang otentik.

3. Manila Film Center: Tragedi Konstruksi yang Tak Terlupakan

Sebagai ibu kota negara, Manila tidak hanya menawarkan tempat-tempat indah, tetapi juga menyimpan pusat perfilman yang terkenal angker.

Manila Film Center menjadi sorotan setelah pada 17 November 1981 terjadi kecelakaan konstruksi yang menewaskan lebih dari 100 pekerja.

Mereka jatuh dan terkubur di dalam semen basah saat proses pembangunan.

Hingga kini, banyak orang yang menuturkan pernah mendengar suara jeritan yang diyakini berasal dari arwah para pekerja yang tewas tersebut.

Tempat ini menjadi pengingat kelam tentang harga yang harus dibayar di balik sebuah kemegahan.

4. Clark Air Base Hospital: Rumah Sakit Terlantar Bekas Perang

Clark Air Base Hospital adalah rumah sakit terlantar yang pernah menjadi tempat evakuasi para tentara yang tewas dan terluka saat erupsi Gunung Pinatubo di Pulau Luzon.

Tempat ini bahkan pernah ditampilkan dalam film dokumenter National Geographic pada 2013 dengan berbagai cerita mistis yang menyertainya.

Suasana di Clark Air Base Hospital saja sudah berhasil membuat bulu kuduk merinding, bahkan di siang hari bolong.

Keheningan dan kegelapan yang menyelimuti bangunan tua ini dipercaya masih dihuni oleh arwah para tentara yang gagal diselamatkan.

5. Diplomat Hotel, Baguio: Saksi Bisu Kekejaman Perang Dunia II

Di kota dingin Baguio, berdiri Diplomat Hotel yang reputasinya sebagai tempat angker sudah tersebar luas.

Hotel ini dulunya menjadi tempat perlindungan bagi para imam dan biarawati selama Perang Dunia II, namun banyak dari mereka yang dibantai dan dipenggal.

Arwah-arwah mereka yang mati secara tragis dipercaya masih berkeliaran di dalam gedung, menjadikan hotel ini salah satu destinasi paling diminati oleh para pemburu hantu.

Banyak pengunjung yang melaporkan penampakan dan pengalaman mistis di dalam bangunan tua yang kini sudah terbengkalai ini.

6. Fort Santiago: Benteng Bersejarah dengan Ruang Bawah Tanah Mencekam

Di jantung kota Manila, Fort Santiago berdiri sebagai saksi bisu sejarah kelam Filipina.

Dibangun pada era kolonial Spanyol, benteng ini bukan hanya berfungsi sebagai pertahanan, tetapi juga sebagai penjara bagi para tahanan yang menderita sebelum menghadapi ajal.

Ruang bawah tanah yang lembab dan gelap menjadi tempat terakhir bagi banyak jiwa, dan dinding-dindingnya diyakini menyerap rasa sakit serta penderitaan mereka.

Pengunjung yang berani masuk ke ruang bawah tanah melaporkan penurunan suhu secara tiba-tiba, disertai rasa takut yang luar biasa.

Bisikan menakutkan, dentingan rantai, dan sosok penjaga hantu berbaju seragam Spanyol juga sering dilaporkan terlihat di area benteng.

7. Malacañang Palace: Istana Kepresidenan yang Dihantui

Istana kepresidenan Filipina, Malacañang Palace, bukan hanya pusat kekuasaan, tetapi juga salah satu lokasi paling angker di negara ini.

Dibangun pada 1750, istana ini telah menjadi saksi sejarah selama berabad-abad, dan arwah-arwah dari masa lalu diyakini masih menghantui lorong-lorongnya.

Staf istana sering melaporkan jejak kaki hantu dan sosok tanpa kepala yang mengenakan pakaian tradisional barong.

Mantan sekretaris pers Ignacio Bunye menceritakan pengalamannya mendengar suara langkah kaki dan seseorang yang mencoba membuka pintu ruangannya.

Bahkan ada cerita tentang tiga penjaga yang terlihat di lobi utama, padahal seharusnya hanya ada dua. Para pekerja istana mengaku sudah terbiasa dengan fenomena-fenomena aneh ini.

Bukan Sekadar Hiburan: Wisata Mistis yang Penuh Makna

Meskipun tempat-tempat di atas terkenal dengan reputasi angkernya, banyak di antaranya juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi.

Fort Santiago dan Malacañang Palace adalah situs bersejarah penting yang menyimpan perjalanan panjang bangsa Filipina.

Sementara itu, Pulau Siquijor menawarkan pengalaman mistis yang berbeda—bukan sekadar horor, tetapi juga tradisi pengobatan kuno dan spiritualitas yang masih lestari hingga kini.

Penutup

Filipina membuktikan bahwa di balik pesona alamnya yang memukau, terdapat sisi gelap yang tak kalah menarik untuk dijelajahi.

Bagi para pencinta horor dan wisatawan yang haus akan pengalaman berbeda, deretan tempat angker ini menawarkan sensasi yang tak terlupakan.

Namun, satu hal yang perlu diingat: jika Anda berencana mengunjungi tempat-tempat ini, pastikan Anda tidak melakukannya sendirian—terutama di Balete Drive, di mana hantu wanita berbaju putih kabarnya masih setia menunggu tumpangan pulang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.