Balai Desa Ponjong Ini Ternyata Berdiri di Atas Tanah Sultan Ground dan Usianya Lebih dari 50 Tahun!

JATENG.AKURAT.CO, Kalau kamu lagi liburan di Ponjong, Gunungkidul, mungkin kamu pernah melewati Balai Desa Ponjong.
Bangunan yang terlihat biasa ini ternyata menyimpan banyak rahasia menarik.
Mulai dari sejarahnya yang unik sampai arsitekturnya yang menyimpan nilai budaya Jawa. Penasaran? Yuk, kita bedah!
Berdiri di Tanah "Sultan Ground" Sejak Era 70-an!
Siapa sangka, Balai Desa Ponjong ini berdiri di atas tanah Sultan Ground, alias tanah milik Kesultanan Yogyakarta.
Dengan luas hampir 2000 meter persegi, kompleks ini dibangun sekitar tahun 1974 di atas lahan yang dulunya adalah sawah.
Sekarang, area ini sudah berkembang pesat menjadi pemukiman padat dan daerah wisata, yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan "Daerah Sumber".
Di sebelahnya, ada kompleks pemandian wisata bernama Water Byur Sumber.
Jadi, lokasi Balai Desa ini ternyata berada di pusat keramaian dan tempat favorit warga!
Bangunan Inti yang Penuh Sejarah: Joglo dan Limasan
Kompleks Balai Desa Ponjong terdiri dari beberapa bangunan, termasuk kantor kepala desa, kantor pelayanan masyarakat, BPD, dan mushola.
Tapi, yang paling menarik adalah dua bangunan intinya: Joglo dan Limasan.
Kedua bangunan ini adalah yang paling tua dan saling berhimpitan, seolah-olah menyatu.
1. Bangunan Joglo yang Unik
Joglo di sini punya tipe Joglo Sinom, yang punya ciri khas lantai lebih tinggi dan tiang-tiang penyangga (saka) yang berjumlah 36, dengan 4 di antaranya adalah saka guru.
Sayangnya, sekarang jumlah tiangnya tidak lengkap karena sudah berhimpitan dengan bangunan lain.
Yang menarik, joglo ini punya tulisan angka di salah satu baloknya: "27 – IV - 1981".
Angka ini kemungkinan besar adalah tanggal renovasi atau pembangunan bagian joglo tersebut.
Dengan atap genteng press dan ornamen ukiran motif flora, fauna, dan geometris, joglo ini terlihat sangat indah!
2. Bangunan Limasan yang Kokoh
Limasan di kompleks ini berjenis Limasan Lawakan. Bangunan ini juga punya angka tahun di dada peksinya: "17 – 8 – 1972".
Usianya lebih tua dari joglo dan juga mengalami banyak perubahan.
Meskipun beberapa bagian atap dan tiangnya sudah hilang, bangunan ini masih kokoh berdiri dan menjadi bagian penting dari Balai Desa Ponjong.
Kunci Sukses Pelayanan Desa
Meskipun sudah berusia puluhan tahun dan mengalami beberapa perubahan, Balai Desa Ponjong tetap berfungsi sebagai pusat pelayanan masyarakat.
Seluruh bangunan yang didirikan secara terpadu ini menjadi saksi bisu perkembangan Desa Ponjong dari masa ke masa.
Gimana, jadi makin penasaran kan sama Balai Desa Ponjong? Yuk, rencanakan perjalananmu ke sana dan lihat langsung keunikan bangunan ini!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 2Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 3Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 4Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 5Apakah Besok Senin 24 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama Maulud Nabi? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 8Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 9Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 10Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta






