Menguak Fakta di Balik Mitos Larangan Mengucapkan Lada di Goa Jepang Bandung

JATENG.AKURAT.CO, Ketika berkunjung ke Goa Jepang di Bandung, ada satu larangan yang perlu diingat: jangan pernah mengucapkan kata "lada".
Berdasarkan kabar yang beredar, siapa pun yang melanggar larangan ini akan mengalami celaka.
Gangguan tersebut diduga berasal dari makhluk tak kasat mata yang bernama Lada, penunggu goa-goa tersebut.
Sejarah Kelam Goa Jepang
Goa Jepang bukan sekadar destinasi wisata alam biasa.
Tempat ini menyimpan sejarah kelam dari masa lalu.
Pada masa penjajahan Jepang, goa-goa ini tidak hanya berfungsi sebagai gudang senjata, tetapi juga tempat penyiksaan tahanan.
Kenyataan ini menambah aura mistis yang menyelubungi tempat tersebut.
Mitos atau Fakta?
Apakah larangan menyebutkan kata "lada" benar adanya atau hanya sebuah urban legend? Ternyata, mitos ini cukup berakar kuat di masyarakat sekitar.
Seperti dikutip dari Okezone, Praktisi supranatural, Ana Cikey saat diwawancarai menjelaskan bahwa larangan ini bukan sekadar isapan jempol.
Banyak pengunjung yang diingatkan untuk tidak menyebut kata "lada" guna menghindari hal-hal negatif saat menjelajahi Goa Jepang.
Baca Juga: Mitos Larangan Menikah di Bulan Suro: Benarkah Bila Melanggar Pantangan Bisa Mengundang Malapetaka?
Siapakah Lada?
Nama "Lada" bukan sembarang nama. Konon, salah satu leluhur atau sosok yang dituakan di wilayah tersebut memiliki nama "Lada".
Larangan ini bukan hanya untuk menghindari gangguan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur yang dianggap menguasai tempat tersebut.
Penghormatan kepada Leluhur
Larangan ini juga mencerminkan penghargaan yang tinggi terhadap leluhur.
Mengingat bahwa sosok yang memiliki nama "Lada" adalah salah satu leluhur atau makhluk yang dihormati, larangan ini bertujuan untuk menjaga kedamaian dan menghormati keberadaan mereka.
Baca Juga: Menyingkap Fakta Dibalik Mitos Burung Pipit Berkicau: Memahami Pesan Tersembunyi Dibalik Kicauannya
Meskipun terkesan mistis, larangan mengucapkan kata "lada" di Goa Jepang mencerminkan kekayaan budaya dan kepercayaan lokal yang masih dipegang teguh hingga kini.
Bagi para pengunjung, menghormati larangan ini adalah bentuk penghormatan terhadap sejarah dan tradisi masyarakat setempat.
Jadi, jika Anda berencana mengunjungi Goa Jepang, pastikan untuk mengikuti aturan dan menjaga sikap hormat agar pengalaman Anda tetap menyenangkan dan aman.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'









