Jateng

Qualcomm Snapdragon C Resmi Diungkap, Chip Laptop Murah Rp 5 Jutaan Diklaim Lebih Kencang dari Intel

Dody H | 18 Agustus 2026, 10:38 WIB
Qualcomm Snapdragon C Resmi Diungkap, Chip Laptop Murah Rp 5 Jutaan Diklaim Lebih Kencang dari Intel

JATENG.AKURAT.CO, Qualcomm akhirnya membeberkan spesifikasi chip terbarunya yang dirancang khusus untuk laptop kelas terjangkau.

Chip yang diberi nama Snapdragon C ini sebelumnya diperkenalkan pada Mei 2026 dan ditujukan untuk perangkat laptop dengan harga sekitar 300 dolar AS atau setara Rp 5 jutaan.

Ketika pertama kali diumumkan, Qualcomm belum memberikan informasi detail mengenai konfigurasi Snapdragon C.

Kini, perusahaan chipset asal Amerika Serikat tersebut mulai mengungkap kemampuan prosesor ARM yang ditujukan untuk menghadirkan performa mumpuni sekaligus efisiensi daya pada laptop murah.

Snapdragon C Punya 8 Core CPU hingga 3 GHz

Snapdragon C mengandalkan delapan inti CPU Qualcomm Kryo. Menariknya, setiap kelompok inti memiliki batas kecepatan yang berbeda untuk menjaga keseimbangan antara performa dan konsumsi daya.

Menurut keterangan Qualcomm yang dikutip Tom's Hardware, satu inti CPU Snapdragon C dapat mencapai kecepatan hingga 3 GHz.

Sementara tiga inti lainnya memiliki frekuensi maksimal 2,6 GHz dan empat inti sisanya berjalan hingga 2 GHz.

Ketika seluruh inti CPU digunakan secara bersamaan, frekuensi maksimal yang dapat dipertahankan berada di angka 2 GHz.

Konfigurasi tersebut menunjukkan bahwa Snapdragon C tidak hanya mengejar performa tinggi, tetapi juga dirancang untuk mengutamakan efisiensi daya, terutama ketika digunakan pada laptop yang mengandalkan baterai.

Untuk kebutuhan grafis, Snapdragon C dibekali GPU Qualcomm Adreno terintegrasi dengan clock speed hingga 900 MHz.

Chip ini juga memiliki NPU Qualcomm Hexagon yang bertugas menangani berbagai proses berbasis kecerdasan buatan (AI).

Namun, Qualcomm masih belum mengungkap nilai TOPS dari NPU Hexagon maupun kemampuan pemrosesan AI Snapdragon C secara keseluruhan.

Snapdragon C Diklaim Lebih Kencang dari Intel N250

Qualcomm juga mulai menunjukkan ambisinya di pasar laptop murah dengan membandingkan Snapdragon C melawan Intel N250.

Dalam pengujian tersebut, Qualcomm menggunakan perangkat reference design yang dibekali RAM 8 GB.

Sebagai pembanding, Intel N250 diuji menggunakan laptop Acer TravelMate dengan kapasitas RAM yang sama.

Hasil yang diklaim Qualcomm cukup menarik. Snapdragon C disebut mampu memberikan performa hingga 67 persen lebih tinggi dibandingkan Intel N250.

Tidak hanya unggul dari sisi kinerja, Snapdragon C juga diklaim menawarkan efisiensi baterai hingga 2,1 kali lebih baik dalam pengujian Cinebench multi-threaded ketika perangkat tidak terhubung ke adaptor daya.

Dengan kata lain, Qualcomm ingin Snapdragon C menjadi pilihan untuk laptop murah yang tidak sekadar menawarkan harga terjangkau, tetapi juga memiliki performa dan daya tahan baterai yang kompetitif.

HP, Acer, Asus dan Lenovo Siapkan Laptop Snapdragon C

Kehadiran Snapdragon C juga tidak berhenti pada tahap chipset. Qualcomm menyebut sejumlah produsen laptop telah berkomitmen menghadirkan perangkat yang menggunakan platform tersebut.

Beberapa nama yang disebut antara lain HP, Acer, Asus, dan Lenovo.

Acer bahkan telah memperlihatkan calon laptop Snapdragon C pertamanya pada ajang Computex 2026 yang berlangsung Juni lalu.

Sementara itu, produsen lain diperkirakan mulai memperkenalkan perangkat Snapdragon C mereka pada ajang IFA 2026 di Berlin, Jerman, September mendatang.

Sebagian produk lainnya juga berpotensi diperkenalkan pada CES 2027 di Las Vegas, Amerika Serikat, awal tahun depan.

Qualcomm menjanjikan laptop berbasis Snapdragon C dapat menawarkan daya tahan baterai seharian penuh.

Meski demikian, daya tahan baterai sebenarnya tetap akan bergantung pada kapasitas baterai, sistem pendingin, layar, serta optimalisasi yang dilakukan masing-masing produsen laptop.

Harga Laptop Snapdragon C Jadi Pertanyaan

Salah satu hal yang paling menarik dari Snapdragon C adalah target perangkatnya.

Qualcomm sejak awal menyebut chip tersebut dirancang untuk laptop dengan banderol sekitar 300 dolar AS atau Rp 5 jutaan.

Jika target tersebut dapat direalisasikan, Snapdragon C berpotensi membuat laptop ARM dengan daya tahan baterai panjang menjadi lebih mudah dijangkau konsumen.

Namun, harga final laptop Snapdragon C nantinya tetap menjadi tanda tanya. Kondisi industri komponen, khususnya ketersediaan dan harga memori, dapat memengaruhi biaya produksi perangkat.

Jika harga komponen terus meningkat, bukan tidak mungkin harga laptop Snapdragon C di pasaran nantinya berada di atas target awal Qualcomm.

Terlepas dari persoalan harga, Snapdragon C menjadi langkah menarik Qualcomm untuk memperluas ekosistem laptop berbasis ARM ke segmen yang lebih terjangkau.

Jika klaim performa dan efisiensi dayanya terbukti dalam produk komersial, laptop Snapdragon C Rp 5 jutaan berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan perangkat ringan, hemat daya, dan tetap mumpuni untuk aktivitas harian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.