Jateng

Riezky Delastama, Mantan Stafsus Jokowi Jadi Balon Wakil Walikota Semarang, Lanjutkan Karya Hendi

Theo Adi Pratama | 30 Juli 2024, 17:56 WIB
Riezky Delastama, Mantan Stafsus Jokowi Jadi Balon Wakil Walikota Semarang, Lanjutkan Karya Hendi

 

Akurat.co – Kota Semarang kedatangan satu lagi Bakal Calon (Balon) Walikota Semarang. Tak main-main, dia pernah menjadi orang kepercayaan Presiden Joko Widodo sejak 2017 sampai 2023. Sosok ini bernama Riezky Delastama atau akrab disapa RD.

RD pernah tinggal di Semarang dan bersekolah di TK Hj Isriyati kemudian lulus di SMAN 1 Semarang tahun 2005. Dia juga bersekolah di SMPN 3 Semarang dan lulus tahun 2002.

RD pernah menjadi Stafsus Presiden bidang informasi bersama Diaz Hendropriyono tahun 2017-2019, kemudian stafsus presiden bidang sosial 2019-2021.

Setelah itu, dia bersama rekan-rekannya membangun sebuah aplikasi edukasi dan teknologi bernama Pintar dan aktif di sana pada tahun 2021-2023.

Kemudian sejak tahun 2023 hingga sekarang dirinya mendirikan secara mandiri sebuah platform edukasi dan pengembangan skil bernama aplikasi Mata Talenta.

Selain itu, RD juga memiliki segudang pengalaman organisasi, antara lain;

-          Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (KOMPAK) 2009 Ketua PD TIDAR DKI Jakarta (2010-2012)

-          Koordinator Penggalangan Pemuda, Sayap Partai, Organisasi dan

-          Komunitas Tim Borobudur 22 Jokowi - Ahok (2012)

-          Ketua Umum REMAJA (Relawan Muda Jakarta) 2012-2019

-          Wasekjen Kawan Jokowi (Koalisi Relawan Anak Muda Jokowi) 2014

-          Ketua REMAJA Ahok - Djarot (2017)

-          Ketua Dewan Pimpinan Nasional PKPI (2018-2021)

-          Ketua KOSGORO DKI Jakarta (2017-2021)

-          Koordinator Pemilih Pemula Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin (2019)

-          Ketua Umum Aku Ganjar (Anakmuda Koalisi Untuk Ganjar) 2024

RD lahir pada tanggal 11 Desember 1986 di Jakarta, namun sejak kecil dia sudah dibawa oleh orang tuanya di Kota Semarang sehingga dirinya memahami betul bagaimana kondisi ibu kota Jawa Tengah ini.

“Orang tua pernah tinggal di Semarang cukup lama. Saya kecil dan besar di semarang,” ujar RD saat diwawancara pada Selasa (30/7/2024).

Membangun Semarang

RD mengatakan dirinya sudah cukup lama memendam niat untuk maju di pemilihan Walikota Semarang. Namun dirinya mengaku baru sekarang memiliki kesempatan.

“Saya punya keinginan dan niatan, tapi kesempatan baru kali ini. Saya melihat semarang sekarang sudah banyak berubah lebih maju terutama sejak kepemimpinan Mas Hendi,” jelasnya.

RD mengaku ingin melakukan pengembangan lebih jauh lagi karena menurutnya masih banyak potensi yang perlu dikembangkan.

RD mengatakan jika Hendi sudah membuat lebih bagus tapi tidak dioptimalkan. Dan hal itu menurut RD sangat disayangkan.

“Karena masih banyak potensi yang bisa dikembangkan lebih baik lagi. Saya berniat Bali Ndeso Mbangun Ndeso,” jelasnya.

Menurut RD, yang perlu dikembangkan di Semarang adalah dari sisi branding.

“Saya pernah sampaikan soal ini, jika orang ke semarang mau cari apa, sebenarnya brandingnya udah kuat tapi tidak optimal, salah satunya soal kuliner,” ungkapnya.

RD melihat bahwa Semarang sejauh ini hanya menjadi Kota transit untuk ke kota lain seperti Jogja atau Solo yang memiliki branding lebih kuat.

Jadi RD memilki keinginan supaya pengunjung atau wisatawan bisa lebih lama stay di Semarang dan menjadikan Semarang jadi destinasi utama tujuan wisatawan.

“Jadi aktifitas wisata dan pilihan wisatanya perlu diperbanyak. Jadi menurut saya apa yang sudah nyaman bagi warga semarang dan para pengunjungnya kita perkuat lagi,” jelasnya.

Komunikasi Politik

RD mengaku hanya mendaftar sebagai bakal calon wakil walikota Semarang melalui PDIP. Namun dirinya sudah melakukan komunikasi di tingkat DPP dan DPD.

“Saya hanya menaftar di PDIP dan tidak di partai lain. Saya hanya berkomunikasi di PDIP baik dari pusat hingga daerah. Saya mendaftar di DPC PDIP Semarang dan sudah dikoordinasikan di pusat,” jelasnya.

RD sendiri sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat semarang, komunitas, dan rekan sejawat atau alumni. Hanya saja, RD mengaku tidak akan mendahului rekomendasi partai.

“Saya sudah melakukan sosialisai ke masyarakat, tapi yang pasti kami tidak mau mendahului rekoomendasi partai. Sosialisi saya ke banyak komunitas dan korps alumni SMA 1 lulusan 2005,” ujarnya.

“Saya akan berkunjung ke Semarang pertengahan Agustus besok. Saya mulai belajar berbagai persoalan seperti transoprtasi, rob, dan lain-lain,” jelasnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.