AHY Sebut Jokowi Berhasil Menjalankan Program Pro Rakyat Melanjutkan Misi SBY, Tapi Perlu Ada Yang Diperbaiki

AKURAT.CO, Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY) mengomentari pemerintahan Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.
Menurut putra sulung mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut, yang baik dari Joko Widodo harus dilanjutkan.
Pernyataan tersebut dia sampaikan saat memimpin kampanye akbar di aula utama University Training Centre (UTC) Gajahmungkur Semarang pada Senin (15/1/2024).
Baca Juga: AHY Ingin Membirukan Jawa Tengah, Pimpinan Demokrat Harus Menyampaikan Misi Besar Partai
“Yah ada beberapa hal yang sudah baik di pemerintahan sekarang, di era Presiden Jokowi, misalnya pembangunan infrastruktur yang dirasakan langsung oleh rakyat,” ujarnya.
“Termasuk peningkatan produktifitas ekonomi masyarakat kita tentunya berkat infrastruktur yang baik. Infrastruktur semacam itu harus kita lanjutkan,” tambahnya.
Tapi menurut AHY ada juga program-program pro rakyat yang harus diperbaiki, selain program-program peninggalan ayahnya berhasil dijalankan Joko Widodo dan sudah dirasakan oleh rakyat hari ini seperti bantuan sosial, bantuan langsung tunai (BLT), dan juga bantuan-bantuan lain yang meringankan kesulitan masyarakat.
Namun tentu saja menurut AHY Partai Demokrat ingin menambah perbaikan di sektor yang belum maksimal.
“Kita ingin daya beli masyarakat semakin meningkat,” tukasnya.
AHY menjelaskan untuk meningkatkan daya beli perlu upaya serius dari pemerintah agar masyarakat punya kemampuan beli. Harga-harga yang terlampau tinggi harus dikontrol.
Subsidi-subsidi harus diberikan kepada para petani seperti subsidi pupuk misalnya, termasuk subsidi solar untuk para nelayan.
Baca Juga: Pemain Ipswich Town, Elkan Baggott, Berambisi Membawa Indonesia Berjaya di Piala Asia
“Kemudian subsidi modal atau permodalan untuk pelaku UMKM,” tukasnya lagi.
AHY kembali menegaskan bahwa yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo banyak yang dirasakan oleh rakyat. Hanya perlu memperbaiki yang belum maksimal.
“Nah sesuatu yang sudah berjalan baik harus dilanjutkan, tetapi yang belum maksimal kita perbaiki bareng-bareng,” tutupnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional









