Israel Makin Diluar Nalar! 8 Rumah Sakit di Kota Gaza Dibom Tanpa Henti Selama 3 Hari Terakhir

AKURAT.CO, Tindakan diluar batas telah dilakukan oleh militer Israel dalam serangan militer besar-besar ke Jalur Gaza.
Serangan bombardir dari jet tempur dan tank artileri Israel selama tiga hari terakhir praktis membuat delapan rumah sakit di kota Gaza kolaps, beberapa bahkan terancam berhenti beroperasi.
Baca Juga: Sales yang Bikin Mobil Honda Brio Tergelincir di Mall Paragon Semarang Ternyata Tidak Bisa Nyetir
"Pesawat tempur Israel membombardir delapan rumah sakit di Jalur Gaza dalam tiga hari belakangan" bunyi laporan kantor media pemerintah di Gaza pada Kamis (9/11/2023) dilansir dari Anadolu news agency.
Agresi militer negara zionis yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 itu telah mengakibatkan delapan rumah sakit utama di Kota Gaza terancam tak bisa beroperasi.
Israel juga telah melakukan tindakan di luar batas dengan menargetkan halaman Rumah Sakit Al-Shifa dan pintu gerbang Rumah Sakit Al-Nasr di wilayah kota Gaza.
Hal ini jelas telah melanggar hukum kemanusiaan internasional tentang daerah konflik. Dalam hukum yang sudah disepakati dunia internasional itu menjelaskan jika dalam keadaan konflik rumah sakit tidak boleh diserang oleh pihak manapun.
Baca Juga: Harga Bahan Pokok Melambung, Mbak Ita Upayakan UMK Semarang Naik Setelah Bertemu Dengan Buruh
Sesuai resolusi PBB, Jika Israel terbukti menyerang rumah sakit maka bisa ke pengadilan internasional. Namun hingga saat ini belum ada rilis resmi dari Israel terkait hal ini.
Sejauh data yang berhasil dihimpun, hingga saat ini total korban tewas dari rakyat Palestina berjumlah 10.569, termasuk 4.324 anak dan 2.823 perempuan.
Baca Juga: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Keluarkan Anjuran Bela Palestina, Umat Muslim Diminta Shalat Ghaib
Dan juga ada lebih 1.200 orang yang hilang di bawah reruntuhan bangunan yang hancur oleh serangan zionis Israel.
Sementara itu, di pihak Israel hampir 1.600 orang tewas dalam serangan Hamas berdasarkan data pihak Israel.
Tak hanya terancam dari serangan militer Israel. Warga Gaza juga terancam kelaparan karena banyak toko roti dan bahan pangan yang hancur, ditambah lagi dengan memblokade jalur bantuan internasional untuk masuk ke Gaza.
Program Pangan Dunia (WFP) mengungkapkan bahwa persediaan makanan di Jalur Gaza nyaris habis dan toko-toko roti di daerah tersebut tidak beroperasi. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat








