Update Situasi Gaza: Korban Tewas Atas Kekejaman Israel Mencapai Lebih 12.000 Orang, 25 Rumah Sakit Terpaksa Tutup

AKURAT.CO, Update situasi di Jalur Gaza, Palestina. Korban tewas akibat serangan militer Israel mencapai 12.000 orang, kondisi ini juga memaksa 25 rumah sakit di wilayah tersebut tutup karena kehabisan sumber daya listrik dan obat-obatan.
Melansir pernyataan otoritas kesehatan Palestina, perhitungan per hari Sabtu, 18 November 2023, korban tewas di pihak rakyat Gaza sebanyak 12.000 orang.
Baca Juga: Air Terjun Jaran Goyang, Salah Satu Wisata Alam Terbaik yang Menawarkan Keindahan Alami Air Terjun
Para korban mencakup 5.000 lebih anak-anak dan 3.300 perempuan, sedangkan 30.000 lainnya terluka.
Dan ada sekitar 3.750 orang lainnya, termasuk 1.800 anak hingga kini masih belum ditemukan. Kebanyakan masih berada di bawah reruntuhan bangunan yang telah terkena rudal Israel.
Kekejaman Israel tak sampai disitu saja, diantara korban tewas juga terdapat petugas medis, 22 personel pertahanan sipil dan 51 jurnali.
Baca Juga: PT Sebastian Citra Indonesia Buka Lowongan Pekerjaan, Cek Kualifikasinya Segera!
Selain korban tewas, serangan Israel yang belum berhenti hingga saat ini, telah memaksa 25 rumah sakit dan 52 fasilitas kesehatan di wilayah Gaza harus tutup.
Diantaranya rumah sakit As-syifa dan rumah sakit Indonesia harus turup karena kekurangan sumber daya listri dan stok obat-obatan sudah habis. Banyak alat kesehatan juga rusak akibat serangan udara Israel.
Otoritas kesehatan setempat juga mengungkap jika sebanyak 55 ambulans telah menjadi sasaran bombardir zionis Israel.
Baca Juga: Museum Gunung Merapi (MGM), Tempat Belajar Sejarah Gunung Merapi Sekaligus Menikmati Suasana Alam
Serangan yang bermula sejak 7 Oktober 2023 ini masih terus berlanjut, pihak Israel mengklaim telah memasuki pusat kota Gaza lewat jalur darat.
Sementara itu, KTT negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) telah sepakat mengajukan resolusi genjatan senjata dan pemulihan kondisi rakyat Gaza.
Bahkan, Presiden Jokowi juga telah melakukan kunjungan ke Gedung Putih untuk bertemu Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk membahas genjatan senjata dan penghentian serangan Israel ke Jalur Gaza. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'




