Jateng

Mesin Lebih Besar, Tenaga Lebih Gahar! Toyota New Hilux Resmi Meluncur di Jawa Tengah

Arixc Ardana | 25 Juli 2026, 21:54 WIB
Mesin Lebih Besar, Tenaga Lebih Gahar! Toyota New Hilux Resmi Meluncur di Jawa Tengah
Gol tunggal kemenangan Persib atas Arema FC dicetak Uilliam Barros Pereira pada menit ke-23

JATENG.AKURAT.CO SEMARANG – PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi memperkenalkan New Hilux dan Hilux Battery Electric Vehicle (BEV) sebagai bagian dari komitmen menghadirkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin beragam.

Peluncuran regional kedua model tersebut dilakukan di sela acara Sultan Diesel 2026 yang digelar di halaman Kantor Gubernuran Semarang, Sabtu (25/7/2026).

Acara tersebut dihadiri Vice President Director Nasmoco Group Jodjana Jody bersama jajaran Toyota-Astra Motor dan Nasmoco Group.

Dalam kesempatan itu, Toyota menegaskan bahwa strategi perusahaan tidak hanya berfokus pada satu jenis teknologi, tetapi memberikan berbagai pilihan kendaraan mulai dari mesin bensin, diesel, hybrid hingga kendaraan listrik murni melalui pendekatan multi-pathway.

"Setiap pelanggan memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada yang membutuhkan kendaraan diesel untuk aktivitas operasional di berbagai medan, ada pula perusahaan yang mulai beralih ke kendaraan listrik. Karena itu Toyota menghadirkan berbagai pilihan agar konsumen dapat menentukan kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhannya," ujar Vincentius Dwi Tjahjo, CJ & DIY Area Head PT TAM

Jodjana Jody menambahkan, pasar kendaraan diesel di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta hingga kini masih menunjukkan prospek yang sangat baik.

"Karakter pasar di Jawa Tengah dan DIY masih sangat kuat terhadap kendaraan diesel. Karena itu kami optimistis New Hilux dengan mesin baru yang lebih bertenaga akan mendapat respons positif dari pelanggan," katanya.

Mesin Lebih Besar, Performa Semakin Andal

Salah satu pembaruan paling signifikan pada New Hilux terletak pada sektor mesin.

Toyota kini membekali kendaraan tersebut dengan mesin diesel 2.800 cc yang menghasilkan tenaga hingga 201 hp dan torsi maksimum 500 Nm.

Peningkatan performa tersebut membuat New Hilux semakin siap menghadapi berbagai kondisi jalan, mulai dari kawasan perkotaan, jalur pegunungan, perkebunan, pertambangan, hingga medan off-road yang menuntut tenaga besar dan daya tahan tinggi.

Toyota menegaskan peningkatan performa itu tetap mempertahankan filosofi utama Hilux, yakni Quality, Durability, dan Reliability (QDR) yang telah menjadi identitas kendaraan tersebut selama puluhan tahun.

"New Hilux kami hadirkan dengan peningkatan performa tanpa meninggalkan DNA utamanya, yaitu Quality, Durability, dan Reliability. Kendaraan ini dirancang agar tetap tangguh digunakan mulai dari jalan perkotaan hingga medan ekstrem seperti pertambangan maupun perkebunan," jelas Vincentius.

Lebih dari Sekadar Kendaraan Niaga

Toyota menilai Hilux kini tidak hanya digunakan sebagai kendaraan niaga.

Di berbagai daerah, khususnya Jawa Tengah, kendaraan ini juga menjadi pilihan masyarakat sebagai mobil pribadi, kendaraan operasional perusahaan, armada perkebunan, pertanian, peternakan hingga berbagai sektor industri lainnya.

Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu alasan Hilux tetap diminati selama puluhan tahun.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1968, Hilux telah memiliki sejarah lebih dari 58 tahun sebagai kendaraan yang dikenal tangguh dan mampu melewati berbagai pengujian ekstrem di berbagai belahan dunia.

Reputasi tersebut menjadikan Hilux sebagai salah satu kendaraan double cabin dan pick-up yang dipercaya oleh berbagai kalangan, baik individu maupun perusahaan.

Hilux BEV, Tetap Tangguh Meski Bertenaga Listrik

Selain menghadirkan model bermesin diesel, Toyota juga memperkenalkan Hilux Battery Electric Vehicle (BEV) sebagai alternatif kendaraan niaga tanpa emisi.

Meski menggunakan tenaga listrik, Hilux BEV tetap mempertahankan karakter tangguh khas Hilux melalui penggunaan sistem All-Wheel Drive (AWD) dengan dua motor listrik.

Teknologi tersebut memungkinkan distribusi tenaga lebih optimal ke seluruh roda sehingga memberikan traksi lebih baik di berbagai kondisi jalan.

Toyota menjelaskan kendaraan ini sangat cocok digunakan untuk aktivitas operasional di kawasan industri, area proyek maupun lingkungan yang telah memiliki fasilitas pengisian daya listrik.

"Hilux BEV menjadi solusi bagi perusahaan yang sudah memiliki infrastruktur pengisian daya. Namun untuk perjalanan jarak jauh maupun medan yang sangat berat, kendaraan diesel tetap menjadi pilihan terbaik. Karena itu kami menghadirkan kedua teknologi ini secara berdampingan," ungkap perwakilan Toyota.

Melalui strategi tersebut, Toyota ingin memastikan seluruh kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi tanpa harus memaksakan satu jenis teknologi.

Strategi Multi-Pathway Jawab Beragam Kebutuhan

Toyota meyakini transformasi menuju kendaraan ramah lingkungan harus berjalan seiring dengan kebutuhan riil konsumen di lapangan.

Di Indonesia yang memiliki kondisi geografis sangat beragam, kendaraan diesel masih menjadi pilihan utama untuk wilayah dengan medan berat maupun daerah yang belum memiliki infrastruktur pengisian kendaraan listrik.

Sebaliknya, bagi perusahaan yang mulai menerapkan operasional rendah emisi, Hilux BEV menawarkan solusi baru tanpa menghilangkan kemampuan kendaraan sebagai kendaraan niaga.

Melalui strategi multi-pathway, Toyota memberikan kebebasan kepada konsumen untuk memilih teknologi yang paling sesuai dengan karakter usaha maupun aktivitas sehari-hari.

Pasar Diesel Jateng Masih Sangat Menjanjikan

Toyota juga optimistis terhadap perkembangan pasar kendaraan diesel di Jawa Tengah dan DIY. Meski sempat mengalami penurunan akibat kenaikan harga solar, permintaan kini mulai kembali meningkat.

Menurut Toyota, pelanggan kendaraan diesel memiliki karakteristik yang mengutamakan tenaga, daya tahan, efisiensi operasional, dan keandalan kendaraan dalam jangka panjang. Loyalitas pelanggan terhadap kendaraan diesel juga dinilai sangat tinggi.

Optimisme tersebut terlihat dari tingginya minat masyarakat terhadap New Hilux bahkan sebelum peluncuran resmi dilakukan.

"Sebelum peluncuran saja kami sudah menerima sekitar 40 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Angka ini hampir tiga kali lipat dibandingkan rata-rata pemesanan bulanan Hilux yang berada di kisaran 10 hingga 15 unit. Ini menunjukkan antusiasme pelanggan sangat tinggi," ujar Jodjana Jody.

"Sultan Diesel" Jadi Rumah Baru Pecinta Diesel Toyota

Melihat besarnya komunitas pengguna kendaraan diesel di Jawa Tengah dan DIY, Toyota bersama Nasmoco juga memperkenalkan identitas komunitas "Sultan Diesel."

Program tersebut akan dikembangkan sebagai wadah berkumpul para pengguna kendaraan diesel Toyota melalui berbagai kegiatan komunitas yang digelar secara berkelanjutan.

"Melalui program Sultan Diesel kami ingin membangun komunitas yang lebih solid. Bukan hanya menjual kendaraan, tetapi juga menghadirkan ruang bagi para pengguna Toyota diesel untuk saling berbagi pengalaman dan mempererat kebersamaan," kata Jody.

Layanan Purna Jual Jadi Nilai Tambah

Toyota juga memastikan pelanggan tidak perlu khawatir terhadap layanan purna jual. Di Jawa Tengah dan DIY, dukungan jaringan Nasmoco yang telah hadir selama lebih dari 65 tahun menjadi jaminan kemudahan bagi pelanggan dalam memperoleh layanan servis berkala, suku cadang asli, hingga perawatan kendaraan.

Keberadaan jaringan yang luas tersebut menjadi faktor penting, terutama bagi pengguna kendaraan niaga yang membutuhkan kendaraan selalu dalam kondisi prima untuk mendukung aktivitas usaha.

Melalui kehadiran New Hilux dan Hilux BEV, Toyota kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan solusi mobilitas yang lengkap.

Bagi pelanggan yang membutuhkan tenaga besar dan ketangguhan di berbagai medan, New Hilux dengan mesin diesel 2.800 cc menjadi pilihan utama.

Sementara bagi konsumen atau perusahaan yang mulai bertransformasi menuju operasional rendah emisi, Hilux BEV menawarkan alternatif baru tanpa menghilangkan karakter tangguh yang selama ini menjadi ciri khas nama besar Hilux.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.