Jateng

Mobil Listrik Polytron Salip Merek Jepang dan Korea, Tunjukkan Daya Saing di Pasar Otomotif Indonesia

Arixc Ardana | 7 Maret 2026, 13:07 WIB
Mobil Listrik Polytron Salip Merek Jepang dan Korea, Tunjukkan Daya Saing di Pasar Otomotif Indonesia
Saat ini Polytron menghadirkan satu model mobil listrik yang tersedia dalam dua varian, yakni G3 dan G3+

JATENG.AKURAT.CO, Sebagai pendatang baru di industri otomotif nasional, Polytron mulai menunjukkan performa yang kompetitif di pasar kendaraan listrik Indonesia.

Melalui produk mobil listrik perdananya, perusahaan elektronik asal Indonesia tersebut mampu mencatatkan penjualan yang bersaing bahkan melampaui sejumlah merek otomotif global dari Jepang, Korea, maupun Tiongkok.

Berdasarkan data penjualan wholesales yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang tahun 2025 Polytron telah mendistribusikan sebanyak 455 unit mobil listrik ke jaringan dealer di berbagai daerah.

Sementara dari sisi penjualan retail atau dari dealer ke konsumen, tercatat 353 unit kendaraan berhasil terjual.

Capaian tersebut menempatkan Polytron di atas sejumlah merek otomotif internasional dalam hal distribusi wholesales.

Hal ini menunjukkan bahwa produk mobil listrik Polytron mulai mendapatkan perhatian sekaligus kepercayaan dari pasar domestik yang semakin terbuka terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Memasuki tahun 2026, Polytron kembali mencatat distribusi 82 unit secara wholesales, dengan penjualan 12 unit secara retail. Berdasarkan data wholesales tersebut, Polytron menempati peringkat ke-25 mobil terlaris di Indonesia, mengungguli sejumlah merek global seperti DFSK, Citroën, BAIC, Lexus, Ford Motor Company, Mini, Changan Automobile, Nissan Motor, Subaru, Volkswagen, hingga Audi.

Sementara jika dilihat dari sisi penjualan retail, Polytron berada di posisi ke-39, tepat di atas merek seperti Volvo Cars, Changan, dan Audi.

Produksi Mobil Listrik Polytron

Saat ini Polytron menghadirkan satu model mobil listrik yang tersedia dalam dua varian, yakni G3 dan G3+.

Kedua varian tersebut dirakit secara lokal di fasilitas produksi PT Handal Indonesia Motor yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.

Pada Januari 2026, Polytron tercatat memproduksi 154 unit kendaraan, sementara sepanjang tahun 2025 total produksi mobil listrik Polytron mencapai 531 unit.

Produksi lokal ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan ketersediaan kendaraan sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Spesifikasi dan Performa

Mobil listrik Polytron dirancang dengan dimensi yang cukup lapang dan performa yang kompetitif di kelasnya. Dimensi kendaraan meliputi:

  • Panjang: 4.720 mm

  • Lebar: 1.908 mm

  • Tinggi: 1.696 mm

  • Wheelbase: 2.800 mm

Dengan ukuran tersebut, kendaraan ini menawarkan kapasitas bagasi hingga 1.141 liter, yang dilengkapi fitur Electronic Tail Gate with Kick Sensor untuk meningkatkan kenyamanan pengguna saat membuka bagasi.

Dari sisi performa, kedua varian mobil listrik Polytron memiliki spesifikasi utama sebagai berikut:

  • Jarak tempuh: hingga 402 km (CLTC)

  • Kecepatan maksimum: 150 km/jam

  • Akselerasi 0–100 km/jam: sekitar 9,6 detik

  • Baterai: Lithium Ferro Phosphate (LFP) 51.916 kWh

  • Tenaga: 150 kW

  • Torsi: 320 Nm

Dengan spesifikasi tersebut, mobil listrik Polytron dinilai mampu bersaing di segmen kendaraan listrik menengah yang saat ini semakin ramai di pasar otomotif Indonesia.

Kehadiran produk ini juga menandai langkah serius industri dalam negeri untuk ikut berkompetisi di tengah dominasi merek-merek global dalam era elektrifikasi kendaraan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.