Jateng

Manchester United Tolak Datangkan David Alaba Meski Gratis, Ini Alasannya

Theo Adi Pratama | 9 September 2026, 03:55 WIB
Manchester United Tolak Datangkan David Alaba Meski Gratis, Ini Alasannya
David Alaba

JATENG.AKURAT.CO, Manchester United secara resmi memutuskan untuk tidak merekrut bek veteran asal Austria, David Alaba, meskipun sang pemain tersedia dengan status bebas transfer.

Keputusan ini diambil di tengah kebutuhan The Red Devils akan tambahan di lini belakang, terutama posisi bek kiri yang hanya memiliki Luke Shaw sebagai opsi alami.

Menurut laporan dari Manchester Evening News yang dikutip oleh berbagai media, jurnalis Tyrone Marshall mengonfirmasi bahwa klub tidak tertarik pada pasar pemain bebas transfer.

Alaba, yang meninggalkan Real Madrid pada akhir Juni 2026 setelah kontraknya habis, sempat dikaitkan dengan sejumlah klub termasuk Lazio, namun masa depannya masih belum jelas hingga kini.

Baca Juga: Gyokeres Bisa Hengkang, Arsenal Siap Datangkan Ivan Toney sebagai Pengganti

Alasan MU Tolak Alaba: Performa Menurun dan Strategi Anyar

Ada dua alasan utama mengapa Manchester United menolak mendatangkan David Alaba.

Pertama, klub menilai performa bek berusia 34 tahun itu telah menurun drastis.

Marshall menyatakan bahwa Alaba termasuk dalam kategori pemain yang "dilepas karena performa mereka menurun" ("regressed").

Hal ini juga tercermin dari minimnya menit bermainnya di musim terakhir bersama Real Madrid, di mana ia hanya membuat 16 penampilan di semua kompetisi dan memulai 6 pertandingan.

Selain itu, Alaba juga sering diganggu cedera dalam beberapa musim terakhir, termasuk cedera ACL pada Desember 2023 yang membuatnya absen dalam 109 pertandingan.

Kedua, langkah ini sejalan dengan strategi rekrutmen baru yang diterapkan oleh manajemen di bawah kepemimpinan INEOS milik Sir Jim Ratcliffe.

Klub kini lebih fokus mendatangkan pemain-pemain muda berbakat dengan potensi besar, alih-alih merekrut bintang veteran yang sudah melewati masa jayanya dan menuntut gaji tinggi.

Baca Juga: Manchester City Dikabarkan Incar Gelandang Spanyol Alex Baena dari Atletico Madrid

Kebutuhan Bek Kiri dan Risiko yang Harus Dihadapi

Manchester United sebenarnya sangat membutuhkan tambahan di posisi bek kiri.

Target utama mereka, Lewis Hall dari Newcastle United, gagal direkrut karena The Magpies menolak melepasnya.

Hal ini membuat Luke Shaw menjadi satu-satunya bek kiri alami di skuad.

Meski Shaw tampil impresif musim lalu dengan tampil di seluruh 38 pertandingan Premier League, ia memiliki riwayat cedera yang panjang.

Jurnalis Tyrone Marshall menyatakan bahwa sikap United hanya akan berubah jika terjadi krisis cedera, seperti jika Luke Shaw mengalami cedera serius dan klub sama sekali tidak memiliki bek kiri.

Baca Juga: Real Madrid Incar Declan Rice, Arsenal Siapkan Kontrak Baru hingga 2031

Karier Gemilang Alaba yang Kini Terkatung-katung

David Alaba adalah salah satu bek paling sukses di generasinya. Ia memenangkan Liga Champions bersama Bayern Munich dan Real Madrid, serta meraih berbagai gelar domestik di Jerman dan Spanyol.

Namun, cedera yang terus menghantui dalam beberapa musim terakhir membuatnya kehilangan tempat di tim utama Real Madrid.

Meskipun ia masih menjadi kapten timnas Austria dan tampil dalam empat pertandingan di Piala Dunia 2026, masa depannya di level klub masih belum jelas.

Keputusan Manchester United untuk menolak mendatangkan David Alaba menunjukkan perubahan signifikan dalam strategi rekrutmen klub di bawah kepemimpinan INEOS.

The Red Devils lebih memilih untuk membangun masa depan dengan pemain-pemain muda, daripada mengandalkan bintang veteran yang sudah melewati masa keemasan mereka.

Meskipun keputusan ini mengandung risiko, terutama jika terjadi cedera di lini belakang, langkah ini mencerminkan visi jangka panjang klub untuk kembali ke puncak kejayaan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.