Jateng

Analisis Skuad Manchester United 2026/27: Era Carrick, Midfield Baru, dan Ambisi Perebutan Gelar

Theo Adi Pratama | 18 Agustus 2026, 10:30 WIB
Analisis Skuad Manchester United 2026/27: Era Carrick, Midfield Baru, dan Ambisi Perebutan Gelar

JATENG.AKURAT.CO, Manchester United akan mengarungi musim 2026/27 dengan nuansa yang sangat berbeda. Di bawah asuhan Michael Carrick, skuad Setan Merah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang menjanjikan setelah finis ketiga di Premier League musim lalu dan lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2023/24.

Musim panas ini, Carrick fokus membangun fondasi yang lebih kokoh melalui perombakan lini tengah, sekaligus berharap stabilitas kepelatihan yang ia bawa bisa menjadi senjata rahasia di tengah pergantian manajer di klub-klub rival.

Baca Juga: Analisis Skuad Arsenal: Kekuatan, Kedalaman, dan Tantangan di Musim 2026/2027

Perombakan Lini Tengah: Santos dan Tielemans, Investasi £85 Juta

Langit-langit Old Trafford disambut oleh dua wajah baru di lini tengah: Andrey Santos (£48 juta dari Chelsea) dan Youri Tielemans (£35 juta dari Aston Villa). Carrick mengidentifikasi sektor ini sebagai prioritas utama setelah ketergantungan pada Kobbie Mainoo di paruh kedua musim lalu membuat kedalaman skuad sangat terbatas.

Santos, yang tampil impresif saat dipinjamkan ke Strasbourg, membawa kemampuan membawa bola dan fleksibilitas bermain sebagai gelandang bertahan maupun menyerang. Sementara Tielemans, dengan pengalaman Premier League-nya, diharapkan menjadi pengatur ritme yang tenang di bawah tekanan.

Duet ini diprediksi akan menjadi inti permainan Carrick, yang menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan fokus penguasaan bola dan transisi cepat. Kombinasi ini diyakini mampu membuat United bersaing di jalur gelar.

Baca Juga: Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné

Lini Belakang: Keandalan Shaw vs Bom Waktu Cedera De Ligt-Martinez

Lini pertahanan United memiliki cerita yang kontras. Di sisi kiri, Luke Shaw tampil luar biasa dengan bermain di seluruh 38 pertandingan Premier League musim lalu.

Namun, di sisi lain, ada kekhawatiran besar di posisi bek tengah. Matthijs de Ligt (cedera punggung kronis sejak November) dan Lisandro Martinez (cedera di final Piala Dunia) adalah dua pemain yang sangat rentan cedera. Kehilangan mereka bisa menjadi pukulan telak bagi skuad yang akan bersaing di banyak ajang.

Pelatih Carrick masih mencari bek kiri dinamis untuk menantang Shaw, sementara di sisi kanan, Diogo Dalot dan Noussair Mazraoui akan bersaing ketat.

Baca Juga: Real Madrid Kembali Bidik Martin Zubimendi, Jose Mourinho Beri Lampu Hijau

Lini Depan: Mbeumo, Rashford, dan Misi Pencetak Gol

Musim lalu, United berhasil mengamankan Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko. Mbeumo kini menjadi favorit untuk menjadi top skor tim (7/4) di bawah Bruno Fernandes (11/4). Bintang utama tetap Bruno Fernandes, yang akan menjadi motor serangan dari posisi nomor 10.

Yang menarik adalah kembalinya Marcus Rashford setelah satu musim dipinjamkan ke Aston Villa dan Barcelona. Barcelona memilih untuk tidak mempermanenkan transfernya, membuat masa depannya di Old Trafford belum pasti.

Meskipun Carrick siap mempertahankannya, ia diprediksi memulai musim dari bangku cadangan, dengan Patrick Dorgu yang lebih diandalkan di posisi sayap kiri. Mason Mount juga harus bersaing ketat untuk mendapatkan tempat di starting XI.

Baca Juga: Mengapa Liverpool Yakin Bisa Dapatkan Barcola dengan Harga Lebih Rendah?

Prediksi Starting XI dan Target Musim

Berdasarkan performa pramusim, starting XI yang diprediksi untuk laga pembuka melawan Hull City adalah:

  • Kiper: Senne Lammens

  • Bek: Dalot, Martinez, Maguire, Shaw

  • Gelandang: Santos, Tielemans

  • Sayap/Gelandang Serang: Dorgu, Fernandes, Amad

  • Penyerang: Bryan Mbeumo

Target utama United musim ini adalah finis di empat besar dan melaju ke perempat final Liga Champions. Bookmaker bet365 memasang peluang United sebagai juara Premier League di angka 7/1, dengan peluang 5/2 untuk finis di dua besar.

Dengan stabilitas di kursi manajer, perombakan di lini tengah, dan kembalinya Rashford, Manchester United berada di jalur yang menjanjikan. Namun, tantangan besar masih menanti: menjaga lini belakang tetap sehat dan konsisten di semua kompetisi.

Jika Carrick bisa memecahkan teka-teki ini, musim 2026/27 bisa menjadi titik balik yang ditunggu-tunggu para penggemar Setan Merah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.