Profil Wasit Persib vs Bali United: M Erfan Efendi, Wasit Surabaya Enam Kali Pimpin Laga Bali United Tak Segan Keluarkan Kartu Kuning - Merah

JATENG.AKURAT.CO, Laga panas antara Persib Bandung kontra Bali United pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 tak hanya menarik dari sisi persaingan tim, tetapi juga sosok pengadil lapangan yang memimpin pertandingan.
Wasit utama yang ditunjuk adalah M. Erfan Efendi, seorang pengadil asal Surabaya yang dikenal tegas dan tidak ragu mengeluarkan kartu.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4/2026) malam ini, akan turut diawasi oleh perangkat pertandingan lengkap.
Pengawas pertandingan dipercayakan kepada Edrizal, sementara asisten wasit masing-masing diisi Fajar Sigit Prasetiyo dan Romi Fadila.
Teknologi VAR akan dikendalikan Armyn Dwi Suryathin dengan Adi Nanda sebagai AVAR, serta Mustafa Kamal sebagai wasit cadangan.
Wasit Berpengalaman Sejak Liga 2
Erfan Efendi bukan nama baru di dunia perwasitan sepak bola Indonesia. Lulusan S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2007 ini memulai karier sebagai wasit sejak 2019, setelah sebelumnya menjalani pengalaman di level Championship (Liga 2).
Debutnya terjadi pada musim 2018/2019 saat memimpin laga antara Persiba Balikpapan melawan PSIM Yogyakarta.
Sejak saat itu, kariernya terus menanjak hingga dipercaya memimpin pertandingan di kasta tertinggi, yakni Super League (Liga 1), mulai musim 2021/2022 hingga sekarang.
Sepanjang kariernya, Erfan telah memimpin lebih dari 40 pertandingan di berbagai kompetisi, termasuk 33 laga Super League, empat pertandingan Liga 2, dua laga Piala Presiden, serta satu pertandingan Promotion Playoff.
Catatan Kartu: Tegas dan Disiplin
Salah satu ciri khas Erfan Efendi adalah ketegasannya dalam menjaga disiplin pertandingan.
Berdasarkan data sepanjang kariernya, ia telah mengeluarkan 180 kartu kuning dan 9 kartu merah.
Angka ini menunjukkan bahwa Erfan termasuk wasit yang cukup aktif dalam memberikan sanksi terhadap pelanggaran.
Khusus dari histori pertandingan yang tersedia pada musim ini dan akhir musim sebelumnya, berikut rinciannya:
11 September 2025: Semen Padang vs PSBS Biak (20 pelanggaran, 5 kartu kuning, 0 merah)
3 November 2025: Persijap Jepara vs Malut United (18 pelanggaran, 2 kuning, 1 merah)
5 Januari 2026: Bhayangkara FC vs Dewa United (23 pelanggaran, 10 kuning, 2 merah)
9 Januari 2026: PSM Makassar vs Bali United (25 pelanggaran, 9 kuning, 2 merah)
24 Februari 2026: Bhayangkara FC vs Semen Padang (25 pelanggaran, 6 kuning, 1 merah)
2 Maret 2026: PSM Makassar vs Persita (22 pelanggaran, 3 kuning, 0 merah)
9 Maret 2026: PSBS Biak vs Semen Padang (29 pelanggaran, 5 kuning, 0 merah)
Total dari 7 pertandingan tersebut:
162 pelanggaran
40 kartu kuning
6 kartu merah
Artinya, rata-rata Erfan mengeluarkan sekitar 5,7 kartu kuning per pertandingan dan hampir 1 kartu merah setiap laga dalam periode tersebut.
Ini mempertegas reputasinya sebagai wasit yang tidak kompromi terhadap pelanggaran keras maupun tindakan indisipliner pemain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









