Rio Ferdinand: "Salah Layak Disejajarkan dengan Gerrard dan Dalglish, Liverpool Keliru Tak Perpanjang Kontrak"

JATENG.AKURAT.CO, Kepergian Mohamed Salah dari Liverpool di akhir musim 2025/2026 tidak hanya menyisakan duka bagi para pendukung The Reds, tetapi juga memantik reaksi dari berbagai kalangan sepak bola.
Salah satu yang paling blak-blakan adalah legenda Manchester United, Rio Ferdinand.
Dalam video Youtube Rio Reacts, Ferdinand memberikan analisis mendalam tentang keputusan Liverpool yang membiarkan pemain asal Mesir itu pergi, sekaligus mengkritik cara klub memperlakukan salah satu pemain terbaik dalam sejarah mereka.
Ferdinand, yang dikenal sebagai bek tengah terbaik Premier League, justru memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Salah.
Baginya, kontribusi Salah selama sembilan tahun di Anfield tidak hanya sebatas statistik, tetapi juga warisan yang tak tertandingi.
"Dalam hal pengaruh dan dampaknya terhadap klub ini, mungkin tidak ada yang lebih baik darinya. Konsistensi dalam hal statistik, performa, dan pentingnya dia bagi tim, apakah Liverpool pernah melihat yang seperti itu?" ujar Ferdinand.
Ia bahkan menempatkan Salah dalam jajaran elit legenda Liverpool.
"Saya akan taruh dia di posisi ketiga dalam daftar pemain terbaik Liverpool sepanjang masa. Steven Gerrard dan Kenny Dalglish di atas, lalu Mo Salah, kemudian Ian Rush. Itu posisi saya," tegas Ferdinand.
Pujian ini sangat signifikan mengingat Rush adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liverpool dan Gerrard serta Dalglish adalah ikon klub yang tak tergantikan.
Baca Juga: Jamie Carragher: Mohamed Salah Lebih Unggul dari Cristiano Ronaldo di Liga Inggris
Statistik Menurun, Tapi Warisan Tetap Abadi
Ferdinand mengakui bahwa musim ini menjadi yang terberat bagi Salah di Liverpool.
Dengan hanya 5 gol dan 6 assist di Premier League serta total 10 gol di semua kompetisi, angka tersebut jauh menurun dibanding musim lalu (29 gol, 18 assist).
Namun ia menilai penurunan itu adalah hal wajar bagi pemain yang telah berusia 33 tahun dan telah mencetak 255 gol dalam 435 penampilan.
"Ada saatnya dalam karier seorang legenda, mereka mengalami masa sulit. Ryan Giggs di Manchester United juga pernah mengalami penurunan performa dan ada yang bilang saatnya dia pergi. Tapi klub bertahan, dan dia kemudian memenangkan tiga, empat, bahkan lima gelar Premier League lagi," kenang Ferdinand.
Ia menegaskan bahwa Salah seharusnya diberi waktu untuk pulih, bukan ditinggalkan begitu saja.
Konflik dengan Arne Slot Jadi Salah Satu Penyebab?
Salah satu poin menarik yang diangkat Ferdinand adalah hubungan Salah dengan pelatih Liverpool, Arne Slot.
Ia mengingat pernyataan Salah beberapa waktu lalu yang merasa "dilempar ke bawah bus" oleh sang pelatih.
Insiden itu diikuti dengan keputusan Slot untuk menurunkannya dari pertandingan melawan Inter Milan.
Meski kemudian Salah kembali masuk tim, Ferdinand menduga hubungan keduanya tidak pernah benar-benar pulih.
"Dampak dari itu mungkin belum pernah benar-benar sembuh. Dan musim ini, kita melihat Liverpool yang kehilangan konsistensi dan kepercayaan diri. Itu bukan kebetulan," ujarnya.
Ia menduga bahwa Liverpool memilih untuk mempertahankan Slot sebagai manajer daripada mempertahankan Salah, sebuah keputusan yang baginya mengandung risiko besar.
Faktor Finansial dan Penurunan Performa
Ferdinand juga menyoroti alasan di balik keputusan Liverpool yang mengizinkan Salah pergi lebih awal meski kontraknya masih berlaku hingga 2027.
Menurutnya, ada dua faktor utama: gaji Salah yang mencapai £400.000 per pekan dan penurunan produktivitas gol.
"Ini bisnis. Menghapus gaji sebesar itu dari neraca klub membebaskan banyak uang. Dan ketika output golnya turun drastis, manajemen pasti bertanya-tanya, apakah ini pertanda usianya? Jadi semua faktor itu dimasukkan dalam pertimbangan," jelas Ferdinand.
Ia menilai Liverpool akhirnya memilih untuk mendukung manajer baru mereka di atas seorang legenda yang telah mengabdi hampir satu dekade.
Siapa yang Akan Menggantikan Salah?
Setelah memastikan kepergian Salah, Liverpool kini dihadapkan pada pertanyaan besar: siapa yang mampu mengisi posisi sayap kanan yang selama ini menjadi wilayah eksklusif Salah? Ferdinand mengakui bahwa tidak ada sosok yang langsung terpikirkan.
"Apakah mereka akan mengubah formasi? Main dengan dua striker? Kita punya Hugo Ekitike yang sedang bersinar, Alexander Isak akan fit, mungkin mereka main dua striker. Atau mereka akan cari pemain sayap kanan yang sepadan? Saya tidak yakin. Saat ini, tidak ada nama yang langsung melompat dan membuat saya berkata, 'itu dia pengganti Salah'," ujar Ferdinand.
Ia menyebut bahwa Rio Ngumoha, talenta muda yang didatangkan, belum siap untuk menjadi starter reguler yang bisa mencetak 20-25 gol per musim.
Apa Selanjutnya untuk Salah?
Terkait masa depan Salah, Ferdinand memprediksi bahwa pemain Mesir itu akan merumput di Arab Saudi.
"Ada laporan tentang Al-Ittihad, Al-Hilal, dan tim-tim lain di sana. Dengan Cristiano Ronaldo, Neymar, Benzema, Mahrez, Kante yang sudah ada, itu adalah liga yang sangat kuat. MLS? Mungkin, tapi saya pikir budaya Arab Saudi lebih cocok untuknya," tegasnya.
Ferdinand menutup dengan pesan bahwa kepergian Salah bukan sekadar perpisahan satu pemain, tetapi bisa menjadi titik awal restrukturisasi total Liverpool.
"Ini mungkin bukan hanya tentang satu pemain yang pergi. Bisa jadi ini adalah awal dari reset penuh. Kita lihat saja nanti."
FAQ Seputar Kepergian Mohamed Salah
Q: Apakah Rio Ferdinand benar-benar menempatkan Salah di atas Ian Rush?
A: Ya. Dalam video reaksinya, Ferdinand secara eksplisit menyatakan bahwa dalam daftar pemain terbaik Liverpool sepanjang masa, ia menempatkan Steven Gerrard dan Kenny Dalglish di atas, lalu Mo Salah, baru Ian Rush.
Q: Mengapa Liverpool melepas Salah meski kontraknya masih berlaku hingga 2027?
A: Menurut analisis Ferdinand, ada kombinasi faktor: gaji Salah yang sangat besar (£400k/minggu), penurunan statistik musim ini, serta keinginan untuk mendukung manajer baru Arne Slot di tengah ketegangan hubungan.
Q: Apakah Ferdinand mengkritik keputusan Liverpool?
A: Secara halus, iya. Ia membandingkan dengan bagaimana Manchester United bertahan pada Ryan Giggs saat mengalami penurunan dan kemudian menuai kesuksesan. Ia merasa Salah seharusnya diberi waktu.
Q: Siapa calon pengganti Salah menurut Ferdinand?
A: Ferdinand tidak menyebut nama spesifik. Ia justru mempertanyakan apakah Liverpool akan mengubah formasi menjadi dua striker dengan Ekitike dan Isak, atau mencari pemain sayap kanan pengganti. Ia mengaku tidak ada nama yang langsung terpikir.
Q: Ke mana Salah akan berlabuh setelah hengkang?
A: Ferdinand memprediksi Arab Saudi karena faktor budaya dan sudah banyaknya bintang di sana. MLS menjadi opsi lain, tetapi kurang kuat.
Q: Apakah Ferdinand menganggap Salah sebagai legenda Liverpool?
A: Sangat. Ia menempatkannya sejajar dengan Gerrard, Dalglish, dan Rush, bahkan menempatkannya di atas Rush dalam urutan pribadinya.
Kepergian Mohamed Salah menandai akhir dari sebuah era yang gemilang di Anfield.
Bagi Rio Ferdinand, keputusan Liverpool untuk tidak mempertahankan pemain yang telah memberikan 255 gol dan delapan trofi adalah langkah yang penuh risiko, terutama di tengah masa transisi klub.
Apakah Liverpool akan menyesal di kemudian hari, atau justru ini adalah awal dari kebangkitan baru? Waktu yang akan menjawab.
Namun yang pasti, warisan Salah sebagai salah satu legenda terbesar Liverpool akan tetap abadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










