Pelatih Persis Solo Soroti Kurangnya Fokus di Penghujung Laga

JATENG.AKURAT.CO, Persis Solo harus menelan pil pahit kekalahan di menit akhir untuk kedua kalinya secara beruntun.
Kali ini, tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu takluk 0-1 dari tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada laga pekan keenam BRI Super League 2025/26.
Gol tunggal kemenangan Borneo FC yang dicetak Mariano Peralta di masa injury time (90+8') membuat Persis Solo kembali pulang dengan tangan hampa.
Kekalahan ini menambah panjang daftar hasil buruk mereka setelah sebelumnya juga kalah dari Persijap Jepara di kandang sendiri dengan gol penalti di menit 90+13.
Baca Juga: BUMD Jateng Diminta Kontribusi Nyata untuk Kesejahteraan dan PAD
Pelatih Persis Solo, Peter de Roo, mengakui kekecewaannya. Ia menyoroti kurangnya fokus pemain di menit-menit akhir pertandingan.
"Sebetulnya pertandingan lawan Borneo FC, kita sudah tetap fokus hingga menit terakhir, tapi itulah sepak bola, kadang situasi tidak bisa diprediksi. Semua gol last minute itu datang di fokus yang berkurang dan ini akan kita perbaiki," kata de Roo.
Menurutnya, menit-menit akhir adalah waktu krusial yang tidak boleh diabaikan.
Ia menyebut contoh Persib Bandung yang bahkan bisa mencetak gol di masa tambahan waktu meski hanya bermain dengan 10 orang.
Kekalahan ini membuat posisi Persis Solo semakin tertekan. Mereka kini berada di dasar klasemen sementara dengan hanya mengumpulkan 4 poin dari enam pertandingan, hasil dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





